Persipura menilai Komdis PSSI pilih kasih dalam memberikan hukuman kepada pemain dan klub.
- Tim WowKeren
- Jumat, 25 April 2014 - 13:51 WIB
WowKeren - Dalam keputusan sidang Komdis PSSI Senin (21/4) lalu, Persipura Jayapura menjadi salah satu tim yang paling banyak mendapatkan sanksi. Meski menerima, namun pihak Persipura juga meminta Komdis lebih jeli lagi dalam menjatuhkan hukuman kepada pemain atau klub.
"Kami tidak akan melakukan banding," kata manajer Persipura, Rudi Maswi. "Terpenting, hukuman tersebut benar kalau pemain kami telah melakukan pelanggaran."
Tercatat ada tiga pemain Persipura yang mendapatkan hukuman. Andri Ibo dan Dominggus Fakdawer mendapatkan denda masing-masing Rp 25 juta plus satu kali larangan bertanding. Sementara bek Bio Paulin tidak boleh bermain di dua laga, ditambah denda Rp 25 juta.
"Kami mau katakan, hukuman itu harus merata," tegas Rudi. "Ada kecenderungan pemain seperti Greg Nwokolo yang protes berlebihan kepada wasit tidak diberikan sanksi, tetapi Bio Paulin yang melakukan hal sama langsung diberi hukuman."
"Kesannya, Komdis pilih kasih dalam memberikan hukuman," imbuh Rudi. "Jika ingin sepakbola Indonesia lebih baik dan profesional, hal-hal seperti ini harus dihilangkan."
Nada serupa disuarakan Andri Ibo. Meski ia mengakui telah berbuat salah, namun bek Persipura itu juga meminta agar PSSI tidak tebang pilih dalam membuat keputusan.
"Aku akui kesalahanku kepada Bayu Gatra saat partai melawan Putra Samarinda, 14 Februari lalu," jelas Andri. "Tetapi, soal kasusku dengan Aris Alfiansyah pada pertandingan 20 Februari lalu, aku rasa Komdis harus lebih jeli dalam memberi sanksi."
"Tetapi, aku hormati keputusan Komdis," lanjut Andri. "Untuk saat ini, aku belum mau banding dan akan membicarakannya terlebih dulu dengan manajemen."
(wk/)