Privasi pengguna WeChat tetap terjaga karena pusat datanya juga dibangun di Indonesia.
- Tim WowKeren
- Jumat, 25 April 2014 - 13:43 WIB
WowKeren - Layanan pesan instan WeChat memang telah populer di Indonesia. Namun mengingat negara asal layanan pesan singkat ini dari Tiongkok, maka sempat dikhawatirkan akan mengganggu privasi masyarakat Indonesia. Namun hal tersebut ditepis oleh Tenchent, perusahaan yang mengelola layanan ini.
Wakil Presiden Direktur Bisnis Internasional Tenchent, Poshu Yeung, mengatakan bahwa pihaknya menjamin privasi pengguna WeChat. Poshu juga mengatakan hal tersebut karena meski berasal dari Tiongkok namun pusat datanya tidak berarti berada disana pula.
"Saya bisa tegaskan, pusat data yang kami bangun bukan di Tiongkok," kata Poshu di Jakarta Jumat (25/4). "Kita punya data center dibeberapa negara seperti Kanada dan Hong Kong."
Lebih lanjut Poshu menjelaskan bahwa untuk masyarakat Indonesia, pusat datanya juga berada di Indonesia. Poshu juga mengklaim bahwa pusat data WeChat di Indonesia mencapai puluhan unit. Layanan yang dibawa Tenchent bersama MNC Group ke Indonesia ini pusat datanya masih ikut server yang dimiliki oleh MNC.
Mengenai undang-undang yang mewajibkan penyedia internet untuk memasang pusat data di Indonesia, Poshu mengatakan pihaknya telah mengerti hal tersebut. "Kami paham regulasi tersebut, sebisa mungkin kami akan mematuhi peraturan yang ada di Indonesia," kata Poshu.
Poshu menambahkan pihaknya telah menerima sertifikat dari lembaga keamanan dunia maya eTrust, mengenai perlindungan pada privasi pengguna WeChat. "Kami menjadi salah satu layanan di luar Eropa yang menerima sertifikat kemanan ini," ungkapnya.
(wk/)