Penampilan Lisa di Piala Dunia 2026 menuai pro dan kontra terkait kehadiran penonton.
- Minggu, 14 Juni 2026 - 17:08 WIB
WowKeren - Penampilan Lisa BLACKPINK di upacara pembukaan Piala Dunia FIFA 2026 menuai banyak perhatian, terutama setelah terlihatnya kursi kosong di Sofi Stadium. Beberapa laporan menyebutkan bahwa hanya sekitar 40% kursi yang terisi saat Lisa tampil sebagai penampil utama, memicu perdebatan di kalangan penggemar dan netizen.
Sejak penampilannya, banyak yang mempertanyakan daya tarik bintang asal Thailand ini. Kritikan muncul dari berbagai pihak yang merasa bahwa penonton seharusnya lebih banyak hadir untuk menyaksikan penampilan idol yang dikenal dengan kemampuan menarinya yang luar biasa ini. Salah satu pengguna media sosial mengekspresikan kekecewaannya dengan menyatakan, “Lisa is being exposed after fans revealed empty sections at Sofi stadium during her 2026 FIFA World Cup performance despite being promoted as the 'headliner'.”
Pengamat K-Pop berpendapat bahwa meskipun Lisa adalah salah satu bintang terbesar di industri musik, situasi ini menunjukkan bahwa tidak semua penampilan dapat menarik kerumunan besar. Beberapa penggemar bahkan berspekulasi bahwa Lisa mungkin telah “diabaikan” oleh penonton, menciptakan diskusi hangat di platform media sosial.
Berikut video yang diunggah terkait penampilan Lisa:
Namun, tidak semua orang setuju dengan kritik tersebut. Banyak penggemar yang tetap mendukung Lisa dan menyatakan bahwa ketidakhadiran penonton tidak mencerminkan kualitas penampilannya. Mereka berargumentasi bahwa banyak faktor yang dapat mempengaruhi kehadiran penonton, termasuk harga tiket dan situasi cuaca pada hari itu. “Kita tidak bisa menyalahkan Lisa atas apa yang terjadi. Dia sudah memberikan yang terbaik,” tulis salah satu penggemar di media sosial.
Dengan pro dan kontra yang terus berkembang, banyak yang menantikan reaksi Lisa dan BLACKPINK terhadap situasi ini. Apakah mereka akan memberikan pernyataan atau membahas pengalaman tersebut dalam comeback mendatang? Semua mata kini tertuju pada mereka untuk melihat bagaimana mereka akan merespons kontroversi ini.
(wk/timw)