Michael Jace pernah menampar Jordan dan mengancamnya untuk membuat putranya itu takut dan menangis.
- Tim WowKeren
- Kamis, 22 Mei 2014 - 12:53 WIB
WowKeren - Michael Jace ternyata tidak melakukan peran ayah dengan baik. Hal tersebut diungkapkan oleh mantan istri Michael, Jennifer Bitterman, dalam berita acara pengadilan.
Aktor yang menjadi tersangka penembakan istrinya, April Jace, ini sering melakukan kekerasan terhadap putra mereka, Jordan. Michael pernah menampar putranya hingga menangis agar ia lebih takut. Tak jarang aktor berusia 51 tahun ini mengancam Jordan karena gagal membangunkan adik tirinya.
"Aku berusaha membuat Jordan lebih tegar," ungkap Jennifer yang juga ibu kandung Jordan dalam laporannya pada kasus kekerasan 2004 silam. "Dan meyakinkannya bahwa Michael menyayanginya serta aman tinggal di rumah sang ayah."
Jennifer juga mengungkapkan bahwa Michael tidak sungguh-sungguh merawat Jordan. Ia juga jarang memenuhi kebutuhan finansial keluarga mereka.
Meskipun begitu, belum jelas penyebab dari insiden penembakan tersebut. Seorang tetangga mengungkapkan bahwa Michael dan April tidak pernah terlibat dalam pertengkaran atau kekerasan. "Aku tak pernah mendengar keributan. Aku hanya mendengar mereka bahagia," ungkap tetangga Michael.
Michael diamankan polisi pada Selasa (20/5) setelah terbukti menembak April hingga meninggal pada Senin (19/5). Detektif Los Angeles, Dean Vinluan, mengkonfirmasi bahwa investigasi masih terus dilakukan untuk menemukan apakah masalah pernikahan atau finansial yang jadi penyebab pembunuhan tersebut.
(wk/)