Tiongkok Janji Hancurkan Jiplakan Sphinx Usai Diprotes Mesir
Nasional

Mesir protes ke UNESCO atas keberadaan tiruan Sphinx seperti asli dan telah ditanggapi pemerintah Tiongkok.

WowKeren - Tiongkok sudah dikenal sebagai negara penghasil barang jiplakan. Namun siapa sangka jiplakan patung milik Mesir yang ada di negaranya dikomplain "pemilik asli". Mesir meminta Tiongkok untuk segera menghancurkan jiplakan patung Sphinx di provinsi Hebei.

Sphinx merupakan patung singa kepala manusia di Giza yang tersohor seantero dunia. Rupanya patung itu dibuat replika oleh Tiongkok dengan ukuran sama yakni tinggi 30 meter dan panjang 60 meter dari bahan semen dan balok besi. Bahkan hidung "Sphinx KW" ini juga dibikin patah seperti aslinya.

Rupanya pemerintah Mesir mengetahui keberadaan patung tersebut dan memprotesnya dengan melayangkan surat ke UNESCO. Pemerintah Tiongkok pun meminta maaf dan berjanji akan membongkarnya. Sebenarnya patung yang dibuat selama dua bulan itu untuk keperluan syuting film.


"Kami sangat menghormati kekayaan warisan budaya dunia dan meminta maaf atas kesalahpahaman yang terjadi," ucap seorang perwakilan pemerintahan melalui kantor berita Xinhua.

Patung tiruan itu sendiri menjadi atraksi wisatawan untuk berfoto. Tak hanya Sphinx, sebenarnya masih ada tiruan benda bersejarah lainnya seperti menara Eiffel, perkampungan Austria hingga miniatur gunung Rushmore.

Sphinx dibuat dari batu kapur pada era Pharaoh Khafra tahun 2500 sebelum Masehi yang terletak di tepi barat Sungai Nil. Sebelum ditemukan pada 1925, pasir gurun mengubur Sphinx hingga ke lehernya. Sphinx menjadi patung paling tua dan besar di dunia serta menarik ribuan turis setiap tahunnya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!