Status sebagai tuan rumah dimanfaatkan Indonesia untuk menjajal Istora Senayan dan mengasah feeling bermain jelang bergulirnya Indonesia Open 2014.
- Tim WowKeren
- Senin, 16 Juni 2014 - 11:26 WIB
WowKeren - Jelang digelarnya turnamen Indonesia Open 2014, pebulutangkis tuan rumah mulai berlatih dan menjajal lapangan Istora Senayan, tempat dihelatnya laga, Minggu (15/6). Ganda campuran dan ganda putra melakoni sesi latihan pertama, disusul tunggal putri, ganda putri dan tunggal putra.
"Kami sebenarnya sudah sering bertanding di Istora," ungkap pemain ganda putri, Nitya Krishinda Maheswari. "Jadi, sudah hafal bagaimana kondisi lapangan."
"Kami kurang lebih juga sudah tahu bagaimana pencahayaan lampu dan arah angin," sambungnya. "Latihan hari ini kami manfaatkan agar bisa lebih menyesuaikan diri lagi dan lebih siap menghadapi pertandingan."
Hal serupa diutarakan pelatih ganda putri, Eng Hian. "Hari ini untuk adaptasi lapangan agar pemain bisa 'dapat' suasananya," jelasnya.
"Kami juga mau memaksimalkan kesempatan berlatih di hall pertandingan, supaya feeling bermain anak-anak seperti di Pelatnas Cipayung saja," lanjut Eng Hian. "Sebagai tuan rumah, sangat rugi kalau kita tidak memaksimalkan kesempatan fasilitas uji coba lapangan pertandingan."
Indonesia bakal menurunkan pemain terbaik di ajang premier super series tersebut. Sementara pemain-pemain yang bertengger di sepuluh besar dunia juga memastikan tampil, di antaranya Lee Chong Wei (Malaysia), Lee Yong Dae (Korea Selatan) dan Li Xuerui (Tiongkok).
Panitia pertandingan juga sudah merilis harga tiket turnamen yang bakal dihelat 17 hingga 22 Juni tersebut. Harga tiket bervariasi untuk VIP, Kelas 1 dan Kelas 2, mulai Rp 5 ribu hingga Rp 400 ribu dan berubah setiap harinya.
Panitia juga menyediakan pembelian paket tiket enam hari (17-22 Juni) untuk VIP (Rp 916 ribu) dan Kelas 1 (Rp 396 ribu). Sementara paket tiket untuk tiga hari (20-22 Juni) dibanderol Rp 855 ribu (VIP) dan Rp 360 ribu (Kelas 1).
(wk/)