Gelar juara ini merupakan raihan kelima San Antonio Spurs dalam sejarah klub setelah sebelumnya tahun 1999, 2003, 2005 dan 2007.
- Tim WowKeren
- Senin, 16 Juni 2014 - 14:52 WIB
WowKeren - San Antonio Spurs sukses keluar sebagai juara NBA musim ini. Dalam game kelima final NBA kontra Miami Heat, Senin (16/6), Spurs berhasil melumat juara bertahan dengan skor telak 104-87. Hasil ini membuat Spurs unggul 4-1 dalam final berformat best of seven itu.
Tampil di kandang sendiri, AT&T Centre, Spurs sebetulnya sempat tertinggal 22-29 di kuarter pertama. Namun kuarter berikutnya, mereka berbalik memimpin 47-40 ketika sukses menciptakan 25 poin, sedangkan Heat hanya mampu menjaringkan 11 angka.
Usai rehat, Spurs menggila dengan tambahan 30 poin. Sementara Heat gagal bangkit dan hanya mengemas 18 angka. Di kuarter pamungkas, langkah juara Spurs makin tak terbendung usai menambah 29 poin.
Bintang lapangan Spurs, Kawhi Leonard, mengungkapkan gelar juara ini seperti mimpi. "Ini adalah penampilan keduaku di final dalam tiga tahun terakhir. Aku dan tim sudah berkembang setiap tahun," kata forward yang mencetak 22 poin dan 10 rebound itu.
Sementara itu, pemain gaek Tim Duncan, menambahkan bahwa gelar ini mungkin yang terakhir baginya. "Aku tidak tahu apakah aku bisa mempunyai kesempatan seperti ini lagi. Momen ini begitu emosional buatku," ujar pemain 38 tahun yang menyumbang 14 angka dalam laga tersebut.
Bagi Spurs, raihan ini merupakan gelar kelima dalam sejarah klub. Sebelumnya, pasukan Greg Popovich menyabet cincin juara pada 1999, 2003, 2005 dan 2007.
(wk/)