Mantan penyerang Timnas Garuda, Kurniawan Dwi Yulianto, menilai PSSI tidak perlu menaturalisasi pemain asing karena Indonesia selalu bisa menghasilkan pemain berkualitas.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 21 Juni 2014 - 11:10 WIB
WowKeren - Kehadiran pemain naturalisasi di Timnas Indonesia tak serta-merta dianggap positif oleh publik sepakbola Tanah Air. Mantan juru gedor skuad Garuda, Kurniawan Dwi Yulianto, menyerukan keengganannya jika Timnas menggunakan pemain naturalisasi.
"Sejak dulu, aku sangat tidak setuju dengan itu (naturalisasi pemain)," papar Kurniawan. "Karena, itu bisa memadamkan semangat dan harapan anak-anak muda yang ingin menjadi pemain Timnas."
Ditambahkannya, kuota lima pemain asing yang diterapkan di kompetisi Tanah Air juga bisa membunuh talenta lokal. "Apalagi, mayoritas dari mereka berposisi sebagai penyerang," tukas Kurniawan.
"Efeknya, kita tidak punya lagi penyerang yang berkualitas bagus," sambungnya. "Stok striker seolah terputus."
Menurut Kurniawan, PSSI tidak perlu menaturalisasi pemain. Pasalnya, setiap tahun Indonesia selalu bisa menghasilkan pemain dengan kualitas bagus.
"Kuncinya ada di pembinaan, keseriusan dan tanggung jawab semua pihak," kata mantan pemain yang pernah menimba ilmu di Sampdoria (Italia) dan FC Luzern (Swiss) itu. "Kalau pembinaan bisa berjalan baik, sepakbola negeri ini bisa maju dan berprestasi, tidak hanya di tingkat Asia, bahkan dunia."
(wk/)