Facebook Minta Maaf Atas Penelitian 'Penularan Emosi'-nya
SerbaSerbi

COO Facebook, Sheryl Sanberg, meminta maaf atas buruknya komunikasi yang dilakukan oleh Facebook terkait penelitian 'penularan emosi' yang melibatkan pengguna.

WowKeren - Terkait penelitian sosialnya yang melibatkan 700 ribu pengguna, Facebook akhirnya angkat bicara. Melalui COO-nya, Sheryl Sandberg, Facebook menyatakan permintaan maafnya.

"Ini adalah bagian dari penelitian yang sedang perusahaan lakukan untuk menguji produk yang berbeda," tutur Sheryl. "Ini dikomunikasikan dengan buruk. Untuk komunikasi tersebut, kami minta maaf. Kami tidak pernah bermaksud membuat Anda bingung."

Dalam penelitian yang dilakukan pada Januari 2012 tersebut, Facebook memanipulasi emosi penggunanya. Perusahaan secara diam-diam mengubah porsi isi emosional pengguna, memberikan beberapa berita sedih dan berita bahagia dalam sebuah penelitian yang bertujuan untuk lebih memahami tentang "penularan emosi".


Penelitian yang dipublikasikan bulan lalu ini menuai kemarahan dan pertanyaan mengenai etika dan membuat Facebook mengambil sikap bertahan. Tidak terlihat indikasi bahwa Facebook akan menghentikan penelitian yang terus-menerus terhadap penggunanya yang sangat besar.

Namun, kini perusahaan mulai mengerti bahwa pengguna lebih suka terlibat secara terbuka dalam penelitian daripada dilibatkan secara sembunyi-sembunyi. "Kami menjaga privasi dan keamanan di Facebook dengan sangat serius karena ini adalah sesuatu yang mengizinkan orang-orang untuk berbagi," ucap Sheryl.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!