Dunga tidak menjamin posisi inti Neymar di Timnas Brasil selama pemain yang bersangkutan terlalu sibuk mengganti warna rambutnya.
- Tim WowKeren
- Selasa, 29 Juli 2014 - 11:25 WIB
WowKeren - Pelatih baru Brasil, Dunga, memberi kritikan keras kepada dua bintang Tim Samba, Neymar dan Dani Alves. Menurut pengganti Luiz Felipe Scolari itu, kedua pemain tersebut, terutama Neymar, terlalu sibuk dengan urusan warna rambut dibanding timnas selama Piala Dunia lalu.
Secara terang-terangan, Dunga tidak menyukai pemainnya mewarnai rambut mereka dan tidak menjamin posisi Neymar di skuad inti Tim Samba nanti. "Aku tidak akan mengizinkan pemain mewarnai rambut mereka ketika dengan tim nasional. Baik itu sebelum atau setelah, mereka harus memikirkan Piala Dunia," kata Dunga.
"Neymar muncul dengan topi atau tanpa topi," sambungnya. "Itu seharusnya topi Brasil. Kami harus berbicara tentang apa yang terjadi di lapangan."
Menurut Dunga, Neymar adalah salah satu panutan dunia. "Dia tidak akan bermain berdasarkan siapa dia, tetapi tergantung pada tim," tandasnya.
"Aku juga tidak suka tim keluar dengan kaus mengenang Neymar (saat Brasil jumpa Jerman)," lanjut mantan peraih Piala Dunia 1994 itu. "Pesan itu menyampaikan bahwa kami kehilangan pejuang."
"Jika kami berperang, kami tidak boleh terus menangis," tegasnya. "Sebuah adegan air mata, salah dalam sepakbola. Mungkin ini terdengar seksis, tetapi pria tidak menangis."
(wk/)