Sejak 1999, Butet telah mendidik 10 ribu anggota suku Anak Dalam di Jambi sehingga menerima penghargaan Magsaysay.
- Tim WowKeren
- Jumat, 01 Agustus 2014 - 09:18 WIB
WowKeren - Indonesia menorehkan prestasi di dunia internasional melalui kepedulian putra bangsanya terhadap pendidikan. Saur Marlina Manurung, yang akrab disapa Butet Manurung, baru saja meraih Nobel-nya Asia.
Butet Manurung meraih penghargaan Magsaysay karena kegigihannya mendirikan dan mengelola sekolah rimba. Melalui "Sokola Rimba" itu, ia memberdayakan kehidupan warga penghuni hutan Indonesia. Tak terasa sudah ada 10 ribu anak dan orang dewasa anggota suku Anak Dalam di hutan Bukit Duabelas, Jambi, yang mendapat pendidikan berkat programnya itu.
Butet memilih meninggalkan gemerlap kota sejak 1999 untuk memberikan pendidikan bagi warga suku Anak Dalam. Wanita berusia 42 tahun itu rela berjalan kaki menembus hutan belantara untuk menemui warga pedalaman dan memberikan pendidikan. Penolakan untuk diajari baca tulis pun kerap dirasakannya dari mereka.
Penghargaan Ramon Magsaysay diambil dari nama Presiden Filipina yang tewas dalam kecelakaan pesawat terbang. Mulai diberikan sejak 1957, penghargaan ini diberikan untuk sosok yang dinilai memberikan perubahan terhadap komunitas masyarakat di sekitarnya. Butet dan para pemenang lainnya direncanakan akan menerima penghargaan Magsaysay di Manila pada 31 Agustus mendatang.
Sebelumnya, Butet pernah menerima penghargaan "Man and Biospher" dari UNESCO dan LIPI pada 2001. Dedikasinya itu juga menjadikannya salah satu pahlawan versi majalah Time pada 2004.
(wk/)