Pendaratan MU di Inggris Tertunda Karena Ancaman Teror
SerbaSerbi

Bandara Manchester tempat pendaratan pesawat yang ditumpangi skuad MU sempat mendapat ancaman bom dari seorang pria.

WowKeren - Kepulangan Manchester United ke Inggris setelah menjalani tur pramusim di Amerika Serikat sempat tertunda lantaran bandara Manchester mengalami ancaman teror. Pesawat yang ditumpangi skuad dan staf MU pun sempat dialihkan dan dikawal pasukan militer.

Pesawat dari maskapai Qatar Airways yang membawa pasukan Louis van Gaal dari Doha, dikawal jet tempur RAF menuju tempat pendaratan. Ini dilakukan menyusul adanya kecurigaan terhadap benda yang diduga merupakan bom.

Kecurigaan ini membuat operasional bandara dihentikan selama hampir satu jam. Sementara MU terpaksa harus menunda pendaratan mereka selama 20 menit akibat insiden ini.


Untungnya, ancaman tersebut ternyata palsu. Pria yang diduga melakukan ancaman itu berhasil diringkus pihak keamanan dan ditahan di kantor kepolisian.

Menyusul insiden itu, juru bicara bandara Manchester mengungkapkan bahwa penerbangan QR23 dari Doha ke Manchester yang membawa skuad MU mendarat dengan selamat, Selasa (5/8) sore waktu setempat. Bandara juga dibuka kembali setelah penutupan landasan pacu selama 25 menit.

Kubu MU sendiri merasa lega bisa mendarat di rumah dengan selamat. "Home sweet home. Penerbangan dari Miami ke Manchester berakhir. MUFC telah tiba kembali di Inggris," tulis MU dalam akun Twitter-nya, @ManUtd.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!