Apple dan Samsung Sepakat Batalkan Tuntutan Royalti di Luar AS
SerbaSerbi

Apple dan Samsung sepakat memilih perdamaian meski tuntutan pengaturan perizinan di pengadilan AS masih berlanjut.

WowKeren - Apple dan Samsung yang sempat berperang menuntut royalti di beberapa negara di dunia secara mengejutkan setuju menghentikan proses hukum mereka di luar Amerika Serikat. Keputusan yang dipublikasikan Selasa (5/8) itu, tidak termasuk pengaturan perizinan, sehingga kedua perusahaan masih akan meneruskan tuntutan mereka di pengadilan AS.

"Apple dan Samsung telah sepakat menghentikan proses hukum antara dua perusahaan di luar Amerika Serikat," demikian pernyataan kedua belah pihak. "Perjanjian ini tidak melibatkan pengaturan perizinan apa pun dan kedua perusahaan masih akan terus menuntut kasus-kasus yang ada di pengadilan AS."

Sebelumnya, kedua perusahaan telah berperang di pengadilan paten Australia, Jepang, Korea Selatan, Jerman, Belanda, Inggris, Perancis dan Italia. Di Australia, beberapa produk Samsung, seperti Samsung Galaxy 10.1, diblokir Apple dalam jangka waktu tertentu. Sementara Samsung berusaha membuat beberapa paten Apple di Australia tidak valid atas dasar teknis hukum.

Di Pengadilan Distrik AS, San Jose, California, Apple telah menang berkali-kali meski kemenangannya itu masih belum cukup. Samsung di lain pihak berhasil menundukkan Apple di Pengadilan Tinggi Inggris.


Hal ini mengundang komentar Co-founder Apple, almarhum Steve Jobs, yang ditulis dalam biografinya. "Aku akan menghabiskan sisa napas terakhirku, jika perlu, untuk menghabiskan setiap sen dari USD 40 miliar (Rp 465,7 triliun) Apple di bank untuk meluruskan kesalahan ini," kata Jobs.

"Aku akan menghancurkan Android, karena itu produk curian," tambahnya. "Aku bersedia untuk pergi berperang termonuklir."

Namun sepertinya CEO Apple, Tim Cook, tidak memiliki minat yang besar untuk berperang. Kemungkinan dari sinilah perdamaian antara kedua kubu akhirnya dicetuskan.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!