Supermoon, kondisi bulan terdekat dengan bumi, untuk tahun 2014 ini terlihat cemerlang di Bandung sepanjang Minggu (10/8) malam.
- Tim WowKeren
- Senin, 11 Agustus 2014 - 09:29 WIB
WowKeren - Warga Indonesia menyaksikan fenomena alam istimewa pada Minggu, 10 Agustus, malam ketika memandang langit. Bulan tampak bersinar sangat cemerlang dengan ukuran relatif lebih besar dari biasanya. Ya, itu adalah fenomena supermoon.
Terangnya bulan itu disebabkan sedang dalam posisi terdekatnya dengan bumi (perigee), sejauh 356.896 kilometer. Menurut Avivah Yamani, astronom dari Komunitas Langit Selatan di Bandung, pada purnama kali ini bulan seolah tampak 30 persen lebih terang dan agak 14 persen lebih besar. "Setelah maghrib bisa dilihat ke arah timur langit. Puncak purnama Senin dini hari pukul 01.09 WIB," ucap Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, Thomas Djamaluddin.
Para netter pun membicarakan keindahan supermoon di internet, terutama yang terlihat dari Bandung. Akun Instagram bernama andryhendrilian memotret bulan yang tampak cemerlang di kawasan Cigebar, sementara xxjiezyxx di Pasupati serta ada juga penampakan dari Baleendah dan Griya Bandung Asri 2. Sedangkan Detikcom mengabadikan supermoon dari lokasi di Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan.
Meski dapat terlihat dari berbagai kota di Indonesia, namun tampaknya pandangan mata terbaik di Bandung. Di beberapa tempat sempat mengeluhkan tak bisa melihat karena bulan tertutup awan meski langit cerah. Bulan purnama 10 Agustus adalah supermoon untuk tahun 2014 karena fenomena ini hanya terjadi sekali dalam setahun.
Meski menurut legenda dianggap pertanda buruk namun supermoon sebenarnya fenomena alam biasa yang malah banyak diincar para fotografer. Djamaluddin sendiri mengatakan bahwa hasil pemotretan supermoon kadang berbeda warna yang menunjukkan tingkat polusi. "Pengaruh polusi debu, misal dari letusan gunung api. Makin merah polusinya pekat," terang Djamaluddin.
(wk/)