Reza Rahadian Bangga Akting di 'Yasmine, Film Pertama Brunei Darussalam
Film

Di film bergenre action tersebut, Reza berperan sebagai seorang ayah yang berlogat Melayu.

WowKeren - Reza Rahadian kembali berperan dalam sebuah film layar lebar. Meski tidak sebagai pemeran utama, namun peran seorang Ayah dalam film "Yasmine" dianggapnya mempunyai kesulitan tersendiri. Namun begitu, seiring berjalannya waktu membuat Reza dapat tampil natural dalam film yang diproduksi di Brunei Darussalam tersebut.

"Kesulitannya buat ngebawa feel father figure. Itu pengalaman baru. Pendekatan diri ke Yasmine (Liyana) paling selama workshop untuk dapet chemistry. Dan akhirnya semua berjalan sangat alami. Semua berjalan baik. Banyak kejadian yang terjadi secara spontan. Menyesuaikan dengan situasi yang ada," ungkap Reza saat ditemui dalam Press Screening di kawasan Jakarta Pusat, kamis (14/8).

Bermain dalam film bertemakan pencak silat yang diangkat dan diproduksi di Brunei, menjadi kebanggaan tersendiri bagi Reza. Kebanggaannya makin bertambah karena "Yasmine" merupakan film pertama yang diproduksi Brunei Darussalam setelah beberapa puluh tahun.


"Ini kesempatan yang harus dihargai karena datang dari negara tetangga. Ini sejarah yang mungkin jadi awal untuk perfilman Brunei," ujarnya. "Ini film action pertama. Ini pengalaman yang sayang untuk saya lewatkan. Saya mencari hal yg berbeda di setiap akting saya," tambahnya.

Berperan sebagai seorang Ayah yang berlogat Melayu, Reza tidak perlu banyak belajar. Menurutnya hanya butuh penyesuaian beberapa waktu hingga akhirnya dialek melayu dapat dia lafalkan secara natural.

"Secara jujur tidak ada referensi, terjadi begitu saja..untuk dialek, saya banyak belajar dari Siti (Sutradara). Bahasanya tidak terlalu melayu, yang penting dapat aksen yang tepat," tuturnya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!