Dejan Antonic kecewa dengan keputusan wasit yang memberikan injury time hingga enam menit serta menghadiahkan kartu merah dan hukuman penalti kepada PBR.
- Tim WowKeren
- Jumat, 15 Agustus 2014 - 09:22 WIB
WowKeren - Kekecewaan mendalam dirasakan pelatih Pelita Bandung Raya, Dejan Antonic, setelah timnya hanya bermain imbang 1-1 saat dijamu Persija Jakarta, Kamis (14/8) malam. Bahkan, mantan arsitek Arema itu sempat menangis ketika menghadiri jumpa pers usai pertandingan.
Dejan memang pantas kecewa karena keunggulan satu gol timnya harus kandas di ujung pertandingan. Adalah penalti pemain Persija, Ponaryo Astaman, di masa injury time yang menggagalkan ambisi PBR meraih tiga angka.
"Aku tidak akan berkomentar mengenai pertandingan," kata Dejan sambil menahan tangisnya. "Aku datang ke sini untuk bantu sepakbola Indonesia. Tetapi bila seperti ini, buat apa kami datang ke sini."
Dejan tak habis pikir dengan keputusan ofisial pertandingan yang memberikan tambahan waktu hingga enam menit. Ini masih ditambah kartu merah dan hukuman penalti yang diberikan wasit kepada timnya.
"Pertama wasit, lalu tambahan waktu enam menit, kemudian kartu merah," sambung Dejan. "Jika itu fair play, aku setuju. Tapi ini?"
Dalam laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno itu, PBR mampu unggul terlebih dulu melalui sundulan Bambang Pamungkas pada menit ke-66, sebelum disamakan Ponaryo. Bepe, sapaan Bambang Pamungkas, sendiri memilih tidak melakukan selebrasi berlebihan usai membobol gawang bekas timnya.
(wk/)