Jika Arema sebagai jawara klasemen Barat fokus pada pertandingan, klub peringkat 1 klasemen Timur, Persebaya, justru diterpa masalah gaji.
- Tim WowKeren
- Selasa, 26 Agustus 2014 - 10:14 WIB
WowKeren - Musim ini, dua klub Jawa Timur sama-sama meraih sukses di kancah Indonesia Super League (ISL). Klub tersebut yakni Arema Cronus dan Persebaya.
Arema masih bertengger di peringkat 1 klasemen sementara wilayah Barat dengan raihan 42 poin dari 18 pertandingan. Prestasi tersebut kian kokoh setelah berhasil mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor 3-1 (1-1) di ISL, akhir pekan lalu.
Namun kemenangan atas Laskar Wong Kito tak membuat Arema lengah. Singo Edan masih harus mengasah kemampuan untuk derby Jatim melawan Persik Kediri, di Stadion Gajayana, Malang, Rabu (27/8).
"Kita tidak bisa libur karena jadwal ISL yang ketat. Rabu, kita sudah harus main lawan Persik Kediri," kata asisten pelatih Joko Susilo. "Walaupun kita main di Malang, kita tidak santai-santai. Kita tetap serius. Malahan, kita tidak boleh lengah apalagi meremehkan. Ini adalah derby Jawa Timur. Setiap derby Jatim pasti punya aroma persaingan tersendiri. Kita harus persiapan dengan sebaik mungkin untuk derby ini.
Sementara itu, Persebaya juga berhasil menduduki posisi jawara di klasemen sementara wilayah Timur. Bajul Ijo yang merupakan salah satu musuh bebuyutan Arema itu saat ini meraih 36 poin dari 17 pertandingan. Sayangnya klub asuhan pelatih Rahmad Darmawan itu kini bermasalah soal gaji.
Hingga saat ini, gaji pemain masih menunggak. Jika gaji dua bulan tidak dibayarkan hingga awal September, maka tunggakan gaji akan menjadi tiga bulan, yakni Juni, Juli dan Agustus.
"Gaji tetap dibayar. (Pemain) sabar dulu," kata Amran Said Ali, asisten manajer Persebaya, Senin (25/8). "Ada administrasi yang harus diperbaiki, misalnya soal laporan yang belum masuk. Tinggal nunggu turun saja."
(wk/)