Sebuah daerah terpencil di Brazil dibuat agar wanita bisa mendominasi dan mengatur kota mereka sendiri tanpa peran pria sama sekali.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 30 Agustus 2014 - 10:10 WIB
WowKeren - Noiva do Cordeiro memang hanya sebuah daerah terpencil di Brazil. Meski memiliki jumlah penduduk laki-laki dan perempuan yang seimbang, namun wanita di kota ini adalah pemimpin di segala sektor kehidupan.
Menurut peraturan ketat pemerintah setempat, hanya wanita yang diperbolehkan untuk mendominasi masyarakat. Pria dan anak lelaki yang umurnya di atas 18 tahun akan dibuang dari Noiva do Corderio kecuali pada akhir pekan.
Di daerah ini, para wanita mengambil semua peran penting dalam kehidupan seperti bertani, perencanaan kota, bahkan agama. "Ada banyak hal yang lebih baik ketika dikerjakan wanita ketimbang pria," kata salah satu penduduk, Rosalee Fernandes.
"Kota kami lebih cantik, lebih terorganisasi dan jauh lebih harmonis daripada ketika pria yang mengurusi," sambungnya. "Ketika ada masalah, kami menyelesaikannya dengan cara wanita, mencoba untuk berdiskusi daripada ada konflik."
Kota unik ini pertama kali didirikan pada akhir abad ke-19, ketika seorang wanita bernama Maria Senhorinha de Lima meninggalkan pria yang terpaksa dinikahinya demi pria lain yang dicintainya. Ia lalu diasingkan Gereja Katolik selama lima generasi sehingga ia hidup bersama wanita lajang dan janda.
Para wanita itu kemudian difitnah sebagai pelacur oleh penduduk lain. Maka, mereka memutuskan untuk mengisolasi diri dari dunia luar dan mendirikan Kota Noiva do Cordeiro.
Meski begitu, bukan berarti wanita di kota tersebut tidak ingin menikah. Pemerintah memperbolehkan pria lajang untuk menemukan seorang wanita yang ingin dinikahinya asalkan dia setuju dengan peraturan yang sudah ada.
"Kami ingin mengenal para pria yang mau hidup sendiri namun bersedia menjadi bagian dari hidup kami," kata penduduk lain, Nelma Fernandez. "Tetapi, mereka harus setuju dengan peraturan yang ada di sini dahulu."
(wk/)