Seluruh elemen tim, mulai manajer, ofisial dan pemain juga tak kuasa menahan air mata usai Persepam dipastikan degradasi ke Divisi Utama musim depan.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 06 September 2014 - 11:42 WIB
WowKeren - Kenyataan pahit harus dialami Persepam Madura United (MU) setelah dipastikan terdegradasi di musim perdananya berkiprah di ISL 2014. Bahkan, pelatih Persepam, Arcan Iurie, sempat tak sadarkan diri karena kenyataan itu.
Tragisnya lagi, dalam laga penutup di kandang sendiri, Stadion Bangkalan, Jumat (5/9), Persepam harus mengakui keunggulan tamunya, Persipura, dengan skor tipis 1-2. Tak pelak, hasil itu membuat seluruh elemen Persepam bersedih.
"Kalian tahu apa yang terjadi di Stadion Gelora Bangkalan saat ini usai laga?" tulis Persepam dalam akun Twitter resmi mereka, @Persepam_MU1970. "Manajer tim Achsanul Qosasih menangis, seluruh ofisial tim dan pemain menangis, coach Arcan Iurie sempat pingsan di pinggir lapangan."
"Degradasi. Kalah di menit ke-91 benar-benar menyakitkan, tragis!" sambung Persepam. "Goddbye ISL! Persepam Madura United 1 vs 2 Persipura."
(wk/)