Vino merasa pesan yang ingin disampaikan pada penonton, termasuk Jusuf Kalla dan istri, telah tercapai lewat film 'Tabula Rasa'.
- Tim WowKeren
- Selasa, 16 September 2014 - 10:42 WIB
WowKeren - Film "Tabula Rasa" yang ditayangkan premiere pada Senin (15/9), langsung mendapat sambutan meriah dari banyak pihak. Apresiasi bahkan datang dari Wakil Presiden Republik Indonesia terpilih, Jusuf Kalla (JK).
JK bersama dengan sang istri, Mufidah Kalla, menyempatkan hadir dalam pemutaran film "Tabula Rasa" di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan. Setelah menonton, JK langsung memberi pujian pada tim produksi dan para pemain, termasuk tokoh utamanya, Vino Bastian.
"Jujur, aku senang sekali waktu tahu Pak JK dan Ibu Mufidah mau hadir. Apalagi kami semua dapat informasi kalau Ibu Mufidah suka memasak," ungkap Vino yang antusias mendengar pujian dari JK. Vino merasa pesan yang ingin disampaikan melalui film tersebut tercapai saat penonton, termasuk Jusuf Kalla dan istri, memperhatikan alur cerita yang disajikan.
"Kebetulan keduanya suka kuliner Indonesia. Pak JK dan Ibu juga senang melihat proses pembuatan kuliner khas Minang, yang memang jadi andalan di cerita ini," tambah Vino. Rupanya, kedatangan JK bersama Mufidah, tak hanya memberikan kenangan spesial bagi suami Marsha Timothy itu, tapi juga seluruh tim.
JK sempat diberi hadiah celemek oleh tim produksi film "Tabula Rasa". JK kemudian menorehkan tanda tangannya pada celemek tersebut.
Sementara itu, Vino selaku pemeran utama dan associate producer film "Tabula Rasa", memiliki keinginan untuk memperkenalkannya pada penikmat film dari negara lainnya. Aktor berusia 32 tahun tersebut kemudian mengungkap rencananya.
"Kita akan bawa film ini ke festival film. Kita lihat bagaimana orang Indonesia mengapresiasi film ini. Sayang banget kalau tidak dilanjutkan ke berbagai negara," beber Vino. "Nothing to lose saja, kalau bisa wakili Indonesia, kenapa tidak. Pastinya akan diikutkan festival yang berhubungan dengan kuliner, sesuai sama filmnya."
"Tabula Rasa" merupakan film produksi LifeLike Pictures. Film ini menceritakan tentang pemuda asal Serui, Papua, dengan mimpi menjadi pemain bola profesional. Saat hampir kehilangan harapannya untuk hidup, ia bertemu dengan Mak Uwo, pemilik rumah makan Padang (lapau). Lewat makanan dan masakan, pemuda tersebut kembali menemukan mimpi dan semangat hidup.
(wk/)