Telkom dan Google Bantah Mesin Pencarinya Diretas
SerbaSerbi

Mereka menegaskan sistem DNS ISP aman dan hacker hanya melakukan pengubahan nama domain yang tidak membahayakan keamanan.

WowKeren - Beberapa waktu lalu pengguna internet di Indonesia dikejutkan tampilan laman depan Google yang hitam. diklaim oleh Team MadLeets sebagai pelaku, pengguna pun mencurigainya sebagai pembajakan. Kini Telkom membantah telah terjadi aksi peretasan terhadap Google Indonesia.

PT Telkom Indonesia menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pelanggan Telkom Speedy atas gangguan tersebut. Meski begitu, mereka membantah sistem layanannya telah dibobol kelompok peretas "Madleets" yang dilakukan pada Minggu (5/10). Kini Telkom menegaskan sisten DNS Telkom saat kejadian dalam kondisi aman tanpa indikasi serangan dari peretas.

Gangguan akses itu terjadi bukan karena peretas berhasil masuk ke sistem DNS ISP namun hanya mengubah nama domain. Peretas membobol domain lain dan melakukan update terhadap domain name server hingga memunculkan laman google.co.id buatan mereka yang hitam.


Telkom juga meluruskan pemberitaan sebelumnya yang menyatakan hanya pelanggan Speedy yang mendapati halaman hitam tersebut. Gangguan itu ternyata juga dialami pengguna ISP lainnya. Telkom pun berjanji akan makin menjaga keamanan jaringannya selama 7x24 jam untuk ke depannya.

Goodle yang menjadi korban kejahilan peretas ini juga telah mengeluarkan pernyataan melalui akun Twitter @Google_IDN. "Untuk waktu yang singkat, beberapa pengguna yang mengunjungi https://google.co.id diarahkan ke situs lain," tweet mereka

Senada dengan Telkom, Google menegaskan tidak ada pembajakan domain "google.co.id". Mereka mengaku sudah menghubungi pihak yang bertanggung jawab untuk pengelolaan nama domain dan masalah telah selesai.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!