Maria Natalia Londa menerima hadiah uang tunai dari Perhimpunan Indonesia Tionghoa Bali dan berjanji akan memanfaatkannya untuk meningkatkan prestasi.
- Tim WowKeren
- Kamis, 09 Oktober 2014 - 09:50 WIB
WowKeren - Salah satu peraih medali emas, Maria Natalia Londa, mendapat bonus hadiah uang tunai dari pengurus Perhimpunan Indonesia Tionghoa (Perhimpunan INTI) di Bali. Atlet yang menang dengan catatan lompatan 6,55 meter di nomor lompat jauh Asian Games 2014 itu merasa bangga saat menerima hadiah uang tunai senilai Rp 100 juta.
"Saya akan menggunakan hadiah yang diperoleh ini untuk meningkatkan prestasi saya, seperti untuk membeli vitamin," kata Maria di Denpasar, Bali, Rabu (8/10). "Sisanya ditabung untuk masa depan."
Menurut pembina INTI Bali, DR Frans Bambang Siswanto, hadiah ini sebagai bentuk kepedulian terhadap atlet berprestasi di Bali dan juga Indonesia. "Ini sebagai bentuk kepedulian kita, karena masih banyak mantan atlet yang dulunya mengharumkan nama bangsa, kini masih ada yang hidup kurang layak. Ini yang harus lebih diperhatikan ke depannya," kata Frans.
Sementara itu, pengurus INTI pusat juga memberikan bonus untuk para peraih medali emas dari cabang olahraga bulutangkis. Penyerahan bonus senilai Rp 100 juta tersebut diberikan langsung oleh Presiden RI, Ir. H Joko Widodo, di Hotel The Ritz Carlton, akhir pekan lalu.
"Awalnya kami kaget, ternyata Perhimpunan INTI memberikan perhatian dan apresiasi atas prestasi kami di Asian Games 2014," kata Greysia Polii. "Artinya mereka sangat menghargai pencapaian anak bangsa yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional."
Greysia meraih medali emas pertama untuk kontingen bulutangkis Indonesia saat satu tim dengan Nitya Krishinda Maheswari. Selain mereka, tim ganda putra, Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan juga sukses merebut medali emas. Prestasi itu juga membuat dua tim tersebut mendapat bonus dari klub masing-masing dengan total Rp 2 miliar.
(wk/)