Nicki meminta maaf usai dikritik netter karena diduga menggunakan simbol Nazi di video lirik 'Only'.
- Tim WowKeren
- Rabu, 12 November 2014 - 07:39 WIB
WowKeren - Nicki Minaj baru saja meluncurkan video lirik untuk lagu barunya, "Only". Sayangnya, video lirik tersebut langsung menjadi pembicaraan panas para netter karena gambarnya yang kontroversial.
Netter mengkritik Nicki karena diduga menggunakan simbol Nazi di video lirik "Only". Rapper berusia 31 tahun ini kemudian meminta maaf lewat akun Twitternya.

"Aku bukannya sengaja menggunakan konsep itu. Tapi aku benar-benar minta maaf dan bertanggung jawab penuh jika telah menyinggung siapapun. Aku tak pernah membiarkan ada Nazisme di karya seniku," tambah Nicki. Tak lupa, melalui Instagramnya, Nicki mengunggah foto bendera Amerika sebagai permintaan maaf.
Berbeda dengan Nicki, sang sutradara video lirik "Only" justru memiliki pendapat lain. Jeff Osborne menegaskan tak akan meminta maaf dengan karya yang telah ia buat.
Jeff mengatakan bisa jadi bendera, ban lengan dan masker gas yang ada di video lirik "Only" adalah simbol Nazisme. Namun ia menegaskan bahwa mayoritas yang ada di video tersebut seperti MQ9 Reaper Drone, F22 Raptor, rudal Sidewinder, kamera keamanan, seragam SWAT adalah simbol Amerika dan bukan Nazi.
Sementara itu, "Only" merupakan single kolaborasi Nicki bersama Drake, Lil Wayne dan Chris Brown. Lagu ini akan disertakan dalam album Nicki, "The Pink Print" yang baru akan dirilis 15 Desember mendatang.
(wk/)