Koma 22 Tahun, Seorang Pemuda Dimakamkan dengan Indah Ala Gipsi
Nasional

Andrew Colwyn yang sudah koma sejak 1992 diantar ke prosesi pemakamannya dengan hiasan berbagai bunga yang memiliki berbagai bentuk seperti truk, petinju dan anjing.

WowKeren - Pemakaman biasanya identik dengan kesedihan dan warna-warna gelap. Namun, hal itu tak nampak di acara pemakaman ala Gipsi untuk Andrew Colwyn yang sudah koma sejak 1992 karena ditabrak seorang pemabuk dengan truk.

Jalanan di Wales memang dipenuhi banyak kenalan, tetangga dan teman Andrew yang mengenakan pakaian hitam. Namun lihat saja truk-truk yang mengiringi jenazah Andrew. Pemakaman pria yang kerap dipanggil The Boy itu dihiasi bunga-bunga indah yang dibuat dalam berbagai bentuk.

"Kami ingin mengantarkannya dengan benar dan itulah sebabnya kami membentuk bunga sebagai wakil dari apapun yang ia pernah sukai," kata keponakan Andrew. "Dia suka tinju. Dia dulu menjadi petinju amatir dan dia juga suka truk dan anjingnya."


"The Boy dulu sangat populer dan dihormati," terusnya. "Tetapi dia ditabrak oleh seorang sopir mabuk, 22 tahun lalu, dan tidak pernah sadarkan diri."

Menurut keterangan sepupu Andrew, John Price, The Boy sempat berada di rumah sakit selama tujuh tahun. Namun akhirnya ia meninggal pada 20 November lalu setelah dirawat di rumah oleh kedua orangtuanya.

Dengan cinta dan penghormatan besar pada pria yang berprofesi sebagai pekerja besi tua ini, keluarga dan orang terdekat menjaga jenazah Andrew selama 24 jam penuh. Jalanan menuju Gereja St Alban di Cardiff juga ditutup selama prosesi pemakaman dilangsungkan.

"Ini tradisi yang sangat tua (di Gipsi)," jelas keponakan Andrew. "Kami tidak makan daging sejak saat The Boy meninggal hingga saat dia dikuburkan." "Dan tidak akan ada televisi di ruangan di mana dia dibaringkan, tidak sampai dia dimakamkan," lanjutnya. "Kami membuat pemakamannya tenang dan penuh penghormatan."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!