Gara-gara bermasalah dengan Ericsson, Xiaomi harus membayar royalti dan dilarang mengimpor, mengiklankan atau memproduksi smartphone di India.
- Tim WowKeren
- Kamis, 11 Desember 2014 - 16:40 WIB
WowKeren - Berita tak menyenangkan berhembus dari vendor smartphone terbesar ketiga di dunia, Xiaomi. Perusahaan asal Tiongkok itu terpaksa tak buka lapak di pasar India karena masalah royalti.
Baru-baru ini, Pengadilan Tinggi di New Delhi, India mengabulkan gugatan Ericsson terkait paten penggunaan teknologi berbasis FRAND (free, reasonable and non-discriminatory) milik mereka yang dipakai RedMi dan RedMi Note. Lisensi ini sendiri memang dipakai beberapa perusahaan telekomunikasi lokal India.
Karena keputusan itu, Xiaomi dilarang mengimpor, mengiklankan atau memproduksi smartphone di India. Tak hanya itu, mereka juga diharuskan membayar royalti kepada Ericsson jika ingin produk mereka kembali boleh beredar.
Perang paten Ericsson dengan perusahaan lain sebenarnya telah dimulai sejak tahun lalu. Tak hanya berhasil mengalahkan Xiaomi, Ericsson juga telah menekuk Micromax dan Gionee dengan masalah yang sama.
(wk/)