Tak hanya desain serumit jam tangan Swiss, kepala sabuk ini dilengkapi fitur inovatif dan terbuat dari emas murni.
- Tim WowKeren
- Selasa, 23 Desember 2014 - 10:47 WIB
WowKeren - Ikat pinggang alias sabuk biasanya tak menjadi fokus perhatian dalam berbusana. Tapi mungkin Anda akan jadi sorotan jika mengenakan sabuk Calibre R822 Predator. Bagaimana tidak? Karena harganya melampaui harga rumah.
Calibre R822 Predator merupakan bagian kepala ikat pinggang yang dibuat Roland Iten, perusahaan di Jenewa, Swiss. Sesuai namanya, "Predator" memang ditujukan untuk membabat kepala ikat pinggang lainnya yang dijual di pasaran. Maklum saja, karena Calibre R822 Predator dijual seharga USD 550 ribu atau Rp 6,8 miliar, tanpa sabuknya.
Tak ayal, dengan harga fantastis tersebut membuat Calibre R822 Predator jadi kepala ikat pinggang termahal sedunia. Bahannya pun tak main-main yakni terbuat dari emas putih murni 18 karat dan titanium. Beratnya yang 145 gram itu dihiasi 387 potongan berlian dengan total 14,15 karat.
Tapi yang membuatnya sangat mahal juga karena desainnya yang inovatif dan rumit. Dengan memiliki 167 komponen, kepala ikat pinggang tersebut mirip jam tangan Swiss yang tersohor atas kerumitan desainnya. Kreatornya mengklaim juga membekalinya dengan teknologi membersihkan diri sendiri, meminimalisir kepala sabuk terbuka sendiri dan mudah diatur dengan satu tangan.
"Hanya ada 3 kepala sabuk Predator yang akan diproduksi eksklusif untuk memastikan tidak ada yang mengembari," ucap perwakilan perusahaan. "Kadang dibutuhkan waktu hingga 6 bulan untuk menghasilkan desain elegan seperti kreasi aslinya."
Roland Iten dikenal sebagai perusahaan pertama membuat sabuk ikat pinggang mekanis pada 2003. Jika Predator dirasa terlalu mahal, Roland juga memberikan pilihan "lebih murah" yaitu seri Raptor seharga USD 60 ribu atau setara Rp 748 juta.
(wk/)