Tetangga dan pihak keluarga berdoa untuk keselamatan sang pilot dan para penumpang pesawat AirAsia QZ8501.
- Tim WowKeren
- Senin, 29 Desember 2014 - 13:00 WIB
WowKeren - Tetangga dan pihak keluarga dari pilot AirAsia, Kapten Iriyanto, menggelar doa bersama pada Minggu (28/12). Mereka berdoa untuk keselamatan sang pilot dan para penumpang pesawat bernomor penerbangan QZ8501 tersebut.
Sementara itu, istri Iriyanto, Ida, hanya mengurung diri di kamar dan enggan untuk bertemu siapapun. Ibu-ibu tetangga selalu menemani Ida sambil mencoba menenangkannya.
"Mohon maaf, ibu tidak bisa diganggu karena kondisinya masih terguncang," ucap Bagianto Djoyonegoro, penasihat RW IX. "Kami berharap Irianto dan penumpang lainnya selamat, serta pesawat segera ditemukan."
Kedua anak Iriyanto yakni Ninis (22) dan Galih (7) sedang dalam perjalanan pulang berlibur dari Yogyakarta. "Sekarang, kedua anaknya perjalanan ke Sidoarjo. Malam ini dijadwalkan tiba," kata Bagianto.
Kapten Iriyanto telah memiliki total 20.537 jam terbang dan 6.053 jam terbang dengan AirAsia Indonesia. Sebelumnya, sang pilot tercatat sebagai penerbang di Angkatan Udara kemudian pindah sebagai pilot penerbangan komersial.
Diberitakan sebelumnya, pesawat AirAsia QZ8501 hilang dalam perjalanan dari Surabaya menuju Singapura pada Minggu (28/12). Pesawat tersebut berangkat dari bandara Juanda Surabaya pukul 05.20 pagi dan dijadwalkan tiba di Singapura pukul 08.30 waktu setempat atau pukul 07.30. Namun, sekitar pukul 06.17 WIB pesawat dilaporkan hilang kontak.
(wk/)