Annie Proulx mengeluh penggemar 'Brokeback Mountain' membuat variasi ending cerita berbeda yang tak sesuai maksud awalnya.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 03 Januari 2015 - 14:10 WIB
WowKeren - "Brokeback Mountain" merupakan salah satu film legendaris meski mengangkat tema gay. Film tersebut juga yang melambungkan nama almarhum Heath Ledger dan Jake Gyllenhaal serta sang sutradara, Ang Lee. Namun ternyata itu tak dinikmati penulis asli cerita peraih 3 Golden Globe Award 2006 itu.
Annie Proulx mengaku menyesal menuliskan cerita pendek tentang hubungan dua pria gay tersebut. Ia membeberkan mendapat banyak komplain dari penggemar yang mengeluhkan akhir cerita "Brokeback Mountain". Rupanya tak sedikit yang merasa "terganggu" atas ending menggantung dengan kematian Jack Twist (Jake).
"Sebagian besar para pembaca salah paham. Saya pikir penting untuk meninggalkan ruang bagi pembaca lalu mengisinya dengan pengalaman pribadi mereka," ucap Annie dalam wawancara dengan Independent. "Fantasi kedua karakter itu sangat hidup dan mereka ingin keduanya hidup."
"Mereka tidak tahan dengan ending seperti itu," lanjut wanita berusia 79 tahun itu. Annie pun mengeluh karena ending tersebut membuat fans menulis kembali cerita fiksi lanjutan kisah Jack dan Ennis itu sesuai keinginan mereka.
"Mereka tak memahami bahwa ini bukan sekedar cerita antara Jack dan Ennis. Ini tentang situasi sosial, tempat, pola pikir tertentu dan moralitas dalam bermasyarakat. Mereka tidak paham itu."
Penulis yang mendapatkan penghargaan O.Henry Award di posisi ketiga pada 1998 ini mengakui menyesal telah membiarkan "Brokeback Mountain" difilmkan. Pasalnya, pandangan penggemar itu malah membuatnya merasa terganggu. "Brokeback Mountain" adalah cerita pendek yang diterbitkan oleh The New Yorker pada 1997 kemudian difilmkan pada 2005.
"Saya berharap tidak pernah menulis cerita ini," sesal Annie. "Itu menyebabkan banyak kerumitan, masalah dan gangguan sejak filmnya dirilis. Sebelum itu, cerita ini baik-baik saja."
(wk/)