Soejono, paman Kevin, merasa ada yang disembunyikan sehingga pihak AirAsia memberikan uang muka untuk asuransi.
- Tim WowKeren
- Selasa, 06 Januari 2015 - 08:16 WIB
WowKeren - Kevin Alexander Soetjipto merupakan korban AirAsia QZ8501 yang pertama kali teridentifikasi. Saat ini, jenazah Kevin sudah dikremasi setelah dua malam disemayamkan di tempat persemayaman Gotong Royong, Malang.
Namun rasa kesal keluarga Kevin terhadap pihak maskapai masih belum berakhir. Soejono, paman Kevin, menyatakan kegeramannya kepada pihak AirAsia terkait asuransi. Tak hanya itu, ia juga menolak pemberian dana asuransi yang akan diberikan AirAsia.
"Saya tidak mau menerima uang itu (Rp 300 juta), kami keluarga menolak. Mereka menyebut uang itu untuk uang muka asuransi, mana ada asuransi pakai uang muka?," ucap Soejono usai proses pengabuan jenazah Kevin. "Bisa-bisa setelah dikasih itu, sudah selesai, mereka tidak datang lagi."
Selain itu, Soejono merasa ada yang disembunyikan sehingga pihak AirAsia memberikan uang muka untuk asuransi. Menurutnya, nilai asuransi bagi penumpang pesawat terbang yang mengalami kecelakaan bisa lebih besar. Dana asuransi juga seharusnya diberikan sekaligus.
"Si Tony (CEO AirAsia) saja menyebut nilai asuransinya lebih dari itu. Ya sudah, kami menolak," tegasnya. "Kami biayai sendiri kebutuhan keluarga kami untuk persemayaman dan proses kremasi."
(wk/)