Wartawan WowKeren berkesempatan mewawancarai Tantri, Chua dan Cella perihal film 'Rock N Love' mereka.
- Tim WowKeren
- Kamis, 08 Januari 2015 - 19:45 WIB
WowKeren - Menuai kesuksesan di bidang musik, grup band Kotak debut di dunia akting lewat film "Rock N Love". Tantri Kotak, Cella Kotak, dan Chua Kotak akan bermain dalam film yang menceritakan tentang kisah band-nya tersebut.
Ditemui oleh wartawan WowKeren, personil Kotak berbagi cerita tentang bagaimana pengalaman mereka pertama kali berakting di sebuah film layar lebar. Berikut adalah petikan wawancara wartawan WowKeren dengan Kotak.
Sebentar lagi kan rilis, bagaimana perasaannya?
Tantri: Penasaran, deg-degan. Saking nggak sabaran saya nonton film bioskop, saya datang lebih awal, pingin nonton trailernya Kotak dulu. Biar adrenalinnya lebih awal. Tapi baru nonton trailernya aja deg-degan, apalagi nonton gala premierenya, nggak kebayang kayak apa.
Akting pertama kali, bagaimana rasanya?
Chua: Fun, karena pengalaman pertama terus kita dikelilingi kru-kru film, talent-talent, sama menyenangkan di lokasi. Kita banyak ketawa.
Berperan sebagai diri sendiri, kesulitan apa yang dialami selama syuting?
Tantri: Lebih dari pengembangan karakter sih. Saya pribadi memerankan sebagai Tantri di sini, nggak sebetulnya Tantri seperti itu. Mungkin hanya beberapa persen yang diambil dari karakter sendiri. Kesulitannya banyak. Apalagi kita bermain dengan aktor yang lebih dulu terjun di dunia akting. Jadi, kita lebih tertantang lah mencoba hal baru.
Sempat latihan?
Chua: Sebulan
Banyak tanya?
Tantri: Kebetulan yang ngelatih kita itu namanya mas Aji dan mbak Putri, mereka biasanya pelatih akting. Mereka yang suka ngajarin. Kita lebih ke nonton DVD, lihat karakter di film tersebut.
Bagaimana rasanya beradu akting dengan Vino Bastian?
Tantri: Gerogi. Tapi saya bersyukur saya beradu peran dengan salah satu aktor yang saya sukai. Dia ngasih sedikit wawasan tentang akting. Banyak banget dikasih masukan.
Selama syuting, adegan apa yang paling sulit?
Chua: Aku senang-senang aja sih di film ini, jadi fine-fine aja.
Tantangan apa yang dihadapi selama syuting?
Chua: Nahan marah sama saingan Kotak itu. Menunjukkan emosi.
Tantri: Kalau aku di sini banyak banget nangisnya. Jadi waktu di hari itu yang temanya nangis, di situ ada satu lagu yang kena banget. Lagunya Iwan Fals, 'Ibu'. Itu dari awal mood-nya dapat.
Apakah ada ketakutan imej rock berubah?
Tantri: Justru kita mau lihat manusiawinya. Orang-orang kan lihat di depan layar kita manggung, 'Oh, ini wanita strong'. Tapi nggak semuanya kan seperti itu. Ketika gue balik turun panggung, ya gue balik lagi seperti cewek yang bisa nangis, sedih, sama aka.
Cella: Lebih ke sisi asmara kali ya. Segi percintaan boleh lah, apapun itu. Yang jelas mengangkat sisi saya yang nggak pernah ke ekspos.
Lebih enak bermain film atau band?
Tantri: Enakan nge-band. Main film buat selingan-selingan aja. Kita juga basic bukan akting. Tapi benar-benar deh, main film ini benar-benar refresh setelah manggung. Ini bikin kita semangat lagi.
Bagaimana dengan album soundtrack?
Chua: Pastinya. Tanggal 26 Januari itu udah diedarkan.
Tantri: Jadi ada dua lagu baru.
(wk/)