Jenazah David diidentifikasi dengan menggunakan metode primer dan sekunder.
- Tim WowKeren
- Kamis, 22 Januari 2015 - 10:47 WIB
WowKeren - Tim DVI Polda Jawa Timur kembali berhasil mengidentifikasi satu jenazah korban kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501 pada Rabu, (21/1). Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Ketua TIM DVI Polda Jawa Timur, Komisaris Besar Budiyono, di Posko Crisis Center.
Jenazah itu diketahui bernama David Hartono. Jenazah David diidentifikasi dengan menggunakan metode primer, yaitu adanya kecocokan antara pemeriksaan gigi pada jenazah dengan data dental record semasa hidupnya. Selain itu, diperkuat dengan temuan yang sangat signifikan yakni tato Barong Bali pada tangan kiri jenazah yang masih tampak sampai saat ini.
"Jenazah itu atas nama David Hartono, warga Nusa Tenggara Timur," kata Budiyono. "Ada pula foto dengan tato itu, dan keluarga juga menyampaikannya."
Data dari metode sekunder berupa medis dan antropologi juga didapati adanya kesamaan dengan jenis kelamin, usia serta tinggi badan. Adanya data property yang masih terekam di CCTV membantu memudahkan proses identifikasi.
Korban diketahui memakai kaos berwarna biru, celana pendek berwarna hitam dan menggunakan gelang tali yang bertuliskan Elvi. Tak hanya itu, korban juga sempat mengabadikan foto selfienya saat berada di Bandara Juanda dan mengunggahnya lewat akun Instagram miliknya.
"Berdasarkan data-data tersebut, maka Tim DVI Polda Jawa Timur memutuskan bahwa jenazah dengan label B052 tidak terbantahkan atas nama David Hartono," terangnya. Menurut Budiyono, 47 jenazah yang telah berhasil diidentifikasi sudah diserahkan kepada keluarganya, ditambah jenazah David yang akan diserahkan pada Kamis (22/1).
(wk/)