Nazar itu diharap Cynthiara bisa dilakukannya setelah masalah yang membelitnya selesai.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 31 Januari 2015 - 15:01 WIB
WowKeren - Cynthiara Alona mendatangi Polda Metro Jaya untuk melihat kedua tersangka penipuan uang, Kardiman dan Bambang. Kedua tersangka itu sudah mendekam dibalik jeruji akibat menipu Alona (sapaan Cynthiara Alona), Juni 2014 lalu.
Alona percaya pihak kepolisian bisa menindak kedua tersangka tersebut. "Kedatangan kesini yang pasti ingin melihat pelaku yang sudah ditangkap dan ini benar-benar pihak berwajib melindungi masyarakat yang telah dilaporkan tentang penipuan uang," kata Alona saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.
Di pertengahan tahun 2014, pemain film "Paku Kuntilanak" ini mengaku menjadi korban penipuan uang sebesar Rp 1,2 miliar. Bahkan, setelah memberikan uang, ia dijanjikan akan mendapatkan uang berlipat ganda hingga menjadi Rp 1.5 miliar.
Keyakinan Alona memberikan uang kepada mereka karena keduanya memiliki bisnis kost-kostan. "Tapi saya sempat curiga surat-surat bukan atas nama dia. Akhirnya tiba-tiba HP mati, SMS nggak dibalas, telpon direject. Seharusnya hampir ketipu Rp 1,2 M, tapi yang saya baru transfer Rp. 750 juta," kata wanita berusia 29 tahun itu.
Setelah kejadian itu, ia pun sudah memberikan semua kepada pihak berwajib atas kasusnya tersebut. Padahal saat ditawari kerjasama dengan pelaku, perempuan kelahiran 7 Juli 1985 itu sangat menyambut baik. "Saya yakin hukum dan keadilan ada di pihak saya. Padahal saya mau bisnis bener. Tapi lika-likunya ada aja, kalau emang masih rezeki rumah Allah akan terbangun. Itu udah rezeki fakir-miskin dan anak-anak lain," katanya.
Agar tidak mengulangi kejadian yang sama, ia pun mengaku tidak ingin mudah tergiur dengan tawaran bisnis lainnya dan tak ingin terjebak untuk kedua kalinya. "Mending bisnis kecil, biar kecil tapi lancar dan menjadi bukit. Kalau investasi gini sih kapok," tuturnya.
Setelah masalah yang ia alami selesai, pemain sinetron "Cinta Fitri Season 1" itu bernazar akan membangun rumah ibadah di kampung halaman ibunya. "Karena saya seorang muslim, rumah Allah itu kan pasti disholati. Walaupun saya udah meninggal itu masih ada," pungkasnya.
(wk/)