Setahun Hilangnya MH370, Baterai Black Box Ternyata Lama Kadaluwarsa
Nasional

Kadaluwarsanya baterai ini disebutkan dalam laporan investigasi terbaru hilangnya MH370 setebal 584 halaman

WowKeren - Hilangnya Malaysia Airlines 370 merupakan misteri terbesar abad ini. Dinyatakan hilang dari radar pada 8 Maret 2014, hingga hari ini juga belum diketemukan. Penyelidikan terus dilakukan dan ditemukan fakta baru tepat di peringatan satu hilangnya MH370.

Kini diketahui bahwa baterai yang ada pada black box pesawat naas tersebut ternyata sudah kadaluwarsa setahun sebelum kejadian. Kedaluwarsanya baterai ini ada dalam laporan investigasi terbaru hilangnya MH370 setebal 584 halaman oleh International Civil Aviation Organization. Alhasil pencarian di dasar laut akan lebih sulit dilakukan karena kotak hitam tidak bisa memancarkan "ping".

Dalam laporan tersebut tidak mencantumkan lebih detil seberapa penting peran baterai yang itu dalam hilangnya MH370. Hanya disebutkan pencari akan memiliki peluang lebih kecil untuk menemukan pesawat. Sebab, seandainya tim pencari sudah dekat dengan lokasi pesawat juga tidak akan menemukan obyek karena sinyal Emergency Locator Beacon Aircraft (ELBA) tidak ada.

Diketahui juga penggunaan baterai yang sudah expired Desember 2012 itu disebabkan adanya kesalahan dalam maintenance sehingga tidak bisa diganti. Meski begitu, Flight Data Recorder tetap bisa menyimpan data penerbangan meski sinyal pelacak lokasi mati. Sedangkan "ping" yang mati itu berada di kotak perekam suara di dalam kokpit.


Dua alat ini penting dalam kecelakaan pesawat karena merekam percakapan kokpit dan data penerbangan pada detik-detik terakhir penerbangan. Selain masalah baterai kadaluwarsa tidak ditemukan keanehan lainnya. Kondisi pilot dan kru dalam penerbangan itu tidak ada yang aneh.

"Tidak ada tanda-tanda perilaku isolasi sosial, perubahan kebiasaan atau kepentingan, pengabaian diri, penyalahgunaan obat atau alkohol dari kapten, perwira pertama dan awak kabin," tulis dalam laporan. "Kemampuan pilot untuk menangani stres di tempat kerja dan rumah juga cukup baik. Tidak ada riwayat apatis, kecemasan, atau cepat marah."

Sementara itu pemerintah Malaysia menegaskan akan terus melanjutkan pencarian. Menteri Transportasi Malaysia, Liow Tiong Lai, juga mengatakan pencarian bersama 3 negara bakal kembali ke titik nol jika sampai Mei tidak membuahkan hasil. Masih menyisir area 1.600 kilometer pesisir barat Australia, ia optimis pesawat yang mengangkut 239 penumpang itu berada di Samudra Hindia.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!