Emma kembali berbicara tentang kesetaraan gender yang masih menjadi polemik di hari perempuan se-dunia.
- Tim WowKeren
- Senin, 09 Maret 2015 - 08:37 WIB
WowKeren - Belum lama ini, Emma Watson kembali berbicara mengenai feminisme untuk memperingati hari perempuan se-dunia yang jatuh setiap 8 Maret. Bintang film populer Harry Potter and the Chamber of Secrets itu membagi kisahnya usai memberikan pidato saat kampanye PBB, September tahun lalu.
"Banyak orang terdekatku tahu kesetaraan gender adalah sebuah masalah, namun tak berpikir itu adalah sesuatu yang mendesak," katanya dalam sebuah wawancara. "Setelah aku berbicara masalah ini (di kampanye PBB), kurang dari 12 jam aku mendapat ancaman. Ku pikir mereka terkejut."
Tak hanya itu, Emma juga mengaku sempat mendapat ancaman dari seseorang yang akan menyebarluaskan foto telanjangnya karena kritikan kerasnya tentang fenomena kesetaraan gender. Namun, ia yakin itu hanya ancaman dan tak gentar menyuarakan pendapatnya.
Menurutnya, kesetaraan gender bukan hanya tentang perempuan. "Pria juga dipengaruhi oleh masalah ini. Aku terganggu oleh gagasan bahwa pria tak boleh menangis. Mereka (pria) tak bisa mengekspresikan diri secara bebas dan itu menyedihkan," terangnya.
Sebagai seorang manusia, menangis adalah sangat wajar apapun jenis kelaminnya. Di kesempatan tersebut, bintang berusia 24 tahun itu juga menyinggung masalah kekerasan seksual dan kurangnya kesadaran para perempuan berbagi kisahnya.
"Mengapa para perempuan tak bersuara? Kenapa tak memulai menceritakan kisah sendiri," tambahnya. "Perempuan masih butuh ijin untuk jadi diri sendiri dan menjadi pemimpin."
(wk/)