Sejak 2006, desa Piplantri telah menanam 111 pohon untuk merayakan setiap kelahiran anak perempuan.
- Tim WowKeren
- Kamis, 02 April 2015 - 09:22 WIB
WowKeren - Ketika sebagian besar orang India lebih suka punya bayi laki-laki, sebuah desa di Rajasthan punya tradisi unik untuk merayakan kelahiran bayi perempuan mereka. Sejak 2006, Desa Piplantri telah menanam 111 pohon untuk merayakan setiap kelahiran anak perempuan.
Setiap tahun, rata-rata 60 anak perempuan lahir di desa ini. Penduduk desa telah berhasil menanam lebih dari 250 ribu pohon sejauh ini. Pohon-pohon yang ditanam bervariasi dari pohon Neem, India Rosewood, hingga mangga. 8 ribu orang penduduk mengabdikan diri untuk menjaga agar tanaman itu bertahan dan terus tumbuh.
Tradisi yang indah ini diawali mantan kepala desa Shyam Sundar Paliwal yang ingin mengenang kematian anak perempuannya, Kiran. Selain menanam pohon, panitia khusus juga mengidentifikasi keluarga-keluarga yang enggan menerima anak-anak perempuan. Mereka kemudian mengumpulkan Rs 21 ribu (Rp 4,3 jutaan) dari warga desa, dan Rs 10 ribu (Rp 2 jutaan) dari ayah gadis itu, untuk diinvestasikan ke pemerintah demi memastikan keamanan finansial bagi si anak selama 20 tahun.
"Kami membuat orang tua ini menandatangani surat pernyataan yang isinya janji bahwa mereka tidak akan menikahkan anak perempuannya sebelum usia sah. Mereka harus mengirimnya ke sekolah secara teratur, dan mengurus pohon yang ditanam dengan namanya," kata Paliwal.
Untuk menjamin setiap pohon tetap bebas dari rayap, warga Piplantri juga menanam lebih dari 2,5 juta tanaman Aloe Vera di sekitar mereka. Pohon-pohon itu dan tanaman Aloe Vera, telah menjadi sumber mata pencaharian utama bagi warga desa.
(wk/)