Sebuah tradisi yang dilakukan selama Perayaan Api Tiongkok digelar dengan menyiramkan besi cair panas ke batu besar.
- Tim WowKeren
- Selasa, 26 Mei 2015 - 08:47 WIB
WowKeren - Setiap tahun selama Festival Lampion, warga deza Nuanquan akan mengadakan acara spektakuler yang ditunggu-tunggu dunia. Acara sekaligus tradisi ini disebut Da Shuhua (dalam Bahasa Tiongkok berarti "bunga pohon") dan akan ada seorang pria yang mandi dengan percikan besi panas.
Da Shuhua diyakini bermula lebih dari 300 tahun lalu ketika pandai besi lokal datang dengan alternatif unik untuk kembang api. Orang kaya selalu merayakan Tahun Baru dengan kembang api, tapi pandai besi miskin tidak mampu melakukan itu.
Mereka pun harus menemukan alternatif yang lebih murah. Terinspirasi oleh mencolok besi, pandai besi mulai mencairkan besi pada suhu sekitar 1.000 derajat Celcius dan melemparkannya pada dinding batu besar untuk menciptakan efek yang mirip dengan kembang api. Dalam kontak dengan batu yang dingin, besi cair memercik dan menghasilkan bunga besi indah yang menghujani pandai besi berani.
Selama bertahun-tahun perayaan itu berkembang menjadi tampilan yang lebih menakjubkan. Para pandai besi mulai bereksperimen dengan logam lain, seperti tembaga dan aluminium, untuk membuat bunga hijau dan putih bukan hanya merah.
Sementara itu, para pemain mengenakan pakaian pelindung tebal yang terbuat dari kulit domba dan topi jerami. Mereka bertugas mengaduk besi cair dengan sendok kayu yang dicelupkan ke dalam air selama tiga hari sebelum Da Shuhua berlangsung.
Saat ini, hanya tinggal empat pemain Da Shuhua di provinsi Wei Xian, tiga dari mereka berusia di atas 40 tahun. Namun menilai popularitas tradisi api ini, mereka akan menemukan pandai besi muda untuk menyampaikan pengetahuan mereka untuk menjaga Da Shuhua tetap hidup.
Berikut ini video Da Shua yang direkam kamera pada 2008 silam:
(wk/)