Hotman Paris Siap Beri Rp2,5 Miliar untuk Yunita, Ada Syaratnya
Instagram/Hotman Paris/Instagram
Selebriti

Hotman Paris menggalang dana untuk Yunita, tetapi meminta penjelasan tentang penyekapan.

WowKeren - Kasus penyekapan yang melibatkan Yunita Sri Rezeki (29) oleh kekasihnya, Taufik Hidayat (29), kembali menjadi sorotan publik. Pengacara terkenal, Hotman Paris, berinisiatif menggalang dana sebesar Rp2,5 miliar untuk membantu Yunita melanjutkan kehidupannya. Namun, sebelum menyerahkan dana tersebut, Hotman meminta Yunita untuk menjelaskan mengapa ia tidak berusaha melarikan diri selama tiga tahun disekap.

Hotman Paris mengungkapkan rasa ingin tahunya mengenai sikap Yunita selama disekap. “Saya ada pertanyaan yang saya belum tahu jawabannya. Kenapa sekian lama kamu tidak berusaha kabur dari kamar kos? Pada saat dia pergi walaupun dikunci, kenapa kau tidak teriak-teriak? Kenapa kau tidak pukul pintu agar kedengaran minta tolong?” katanya. Pertanyaan ini mencerminkan perhatiannya terhadap kondisi psikologis Yunita selama masa sulit itu.

Pengacara yang dikenal dengan gaya flamboyan ini juga berspekulasi mengenai perasaan Yunita terhadap Taufik. “Apakah kamu mencintainya? Atau mungkin kamu penakut? Tolong diam-diam jawab pertanyaan saya ini. Saya tidak akan sebarkan,” ujarnya. Hotman berjanji akan memberikan bantuan finansial tersebut setelah mendapatkan jawaban yang memuaskan dari Yunita.

“Nanti setelah saya pulang dari Singapura, saya akan bawa uang Rp2,5 miliar lebih untuk kamu menyambung hidup berikutnya. But I need the answer. Saya butuh jawaban,” imbuhnya, menunjukkan niat baiknya untuk membantu Yunita dengan cara yang lebih bijak.


Sementara itu, Taufik Hidayat, yang menjadi tersangka dalam kasus penyekapan ini, telah ditangkap dan saat ini ditahan di ruang tahanan Polda Jawa Barat. Taufik ditempatkan di sel khusus yang dipantau dengan kamera CCTV dan ditahan sendirian untuk memastikan keamanan dan proses hukum berjalan dengan baik.

Yunita saat ini masih berada dalam perawatan medis intensif di Rumah Sakit dr. Hasan Sadikin (RSHS) di Bandung. Kondisi kesehatannya menjadi perhatian publik, dan banyak yang berharap agar ia segera pulih dan bisa mendapatkan keadilan atas apa yang telah dialaminya.

Kisah Yunita ini menarik perhatian banyak pihak, baik masyarakat umum maupun para public figure. Banyak yang berharap agar kasus ini dapat menyadarkan masyarakat mengenai pentingnya perlindungan bagi korban kekerasan dalam hubungan. Hotman Paris, yang dikenal sebagai advokat bagi banyak klien, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap isu-isu sosial seperti ini.

Seiring dengan berjalannya proses hukum, harapan masyarakat pun semakin besar agar keadilan dapat ditegakkan untuk Yunita. Kasus ini menjadi pengingat bahwa setiap individu berhak atas perlindungan dan hidup bebas dari kekerasan.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait