Sebagai negara yang berdekatan dengan Asia Selatan, adakah kemungkinan Indonesia akan mengalami hal yang sama?
- Tim WowKeren
- Sabtu, 30 Mei 2015 - 15:15 WIB
WowKeren - Banyak korban tewas berjatuhan di India akibat meningkatnya suhu di Bumi 10 hari terakhir. Sebagai negara yang berdekatan dengan Asia Selatan, adakah kemungkinan Indonesia akan mengalami hal yang sama?
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) rupanya telah meneliti kemungkinan itu. Beruntungnya, Indonesia hanya memiliki peluang kecil bakal mengalami panas ekstrim seperti di India.
"Kemungkinan kecil bisa terjadi di Indonesia," kata Kepala Bidang Informasi BMKG, Fachri Radjab, dikutip dari Merdeka. "Ini dikarenakan tidak adanya indikator dinamika atmosfer yang bisa memicu terjadinya aliran udara panas tersebut di Indonesia."
Seperti yang diketahui, 1.700 orang meninggal di India karena gelombang panas akibat efek rumah kaca alias karbondioksida. Berhembusnya angin muson yang kering dari Pakistan dan barat daya berputar yang di seantero Negeri Sungai Gangga itu juga menambah suhu panas.
Meski demikian, Indonesia masih harus waspada pada kemungkinan bencana seperti kekeringan parah hingga kebakaran hutan. "Fenomena bencana terkait cuaca seperti kebakaran, kekeringan, dan gagal panen agar dapat diantisipasi oleh pemerintah dan masyarakat," lanjut Fachri.
Sebagai informasi, suhu yang berada di kisaran 47-50 derajat Celcius tak baik bagi tubuh manusia. Jika hal itu terjadi dalam periode yang panjang, manusia bisa mengalami gangguan pernafasan, stres ringan, hilangnya kesadaran, sampai pelemahan otot jantung.
(wk/)