Bersenjatakan senapan, polisi di Tbilisi 'berburu singa, beruang, kuda nil dan lainnay di seantero kota.
- Tim WowKeren
- Senin, 15 Juni 2015 - 08:22 WIB
WowKeren - Terjadi situasi mencekam di ibu kota, Georgia, Tbilisi pasca banjir bandang menerjang ada Sabtu (13/6). Bak film "Jumanji", kota mendadak dipenuhi isi kebun binatang. Meluapnya sungai Vere menghancurkan pagar kebun binatang sehingga hewan buas berkeliaran di dalam kota, Minggu (14/6).
Hewan-hewan buas kabur dari kebun binatang dan berkeliaran di jalan-jalan Tbilisi. Lebih dari 30 hewan yang lepas, mulai singa, harimau, beruang dan serigala hingga kuda nil. Warga pun diminta tetap tinggal di dalam rumah hingga semua hewan liar dapat kembali ditangkap.
Tak ayal, polisi dan tentara disibukkan dengan sesi berburu dadakan ini. Bersenjatakan senapan bius, mereka berhasil melumpuhkan kuda nil di depan toko. Namun polisi juga terpaksa menembak mati beberapa hewan buas demi keamanan, seperti 6 serigala yang berkeliaran di rumah sakit anak-anak.

"Pencarian untuk hewan terus, tapi sebagian besar dari kebun binatang lenyap, berubah menjadi pusaran," kata juru bicara Kebun Binatang Tbilisi, Mzia Sharashidze. "Sekitar 20 serigala, 8 singa, harimau putih, harimau, serigala, jaguar baik telah ditembak mati oleh pasukan khusus atau hilang. Hanya 3 dari 17 penguin yang diselamatkan."
Kota dengan populasi 1,2 juta jiwa di negara bekas Uni Soviet itu kini penuh lumpur tebal dan pohon roboh usai banjir menerjang. Setidaknya 12 orang dilaporkan tewas, termasuk pekerja kebun binatang, dan beberapa orang hilang. Ancaman tanah longsor juga mengintai dengan derasnya hujan yang turun.
(wk/)