Reaksi Penonton Terhadap Avatar: The Last Airbender Season 2 Membludak
Auto Generated/AI Generated
Selebriti

Penonton memberi kritik tajam pada season 2 Avatar: The Last Airbender yang tayang di Netflix.

WowKeren - Penonton serial Avatar: The Last Airbender season 2 yang tayang di Netflix pada 25 Juni 2026 ramai memberikan beragam reaksi di media sosial. Banyak dari mereka mengungkapkan kekecewaan terkait perombakan alur cerita dan pemilihan aktor yang dianggap tidak sesuai dengan visualisasi versi animasi yang sangat dicintai.

Sejak ditayangkan, berbagai kritik muncul dari penonton mengenai perubahan alur cerita yang tidak sesuai dengan ekspektasi. Beberapa penonton menilai bahwa tim casting gagal memilih pemeran yang tepat untuk versi live-action ini. Hal ini juga tercermin dari pantauan di media sosial pada 30 Juni, di mana banyak pengguna mengungkapkan ketidakpuasan mereka.

Salah satu pengguna menulis, "Netflix... kalian menghancurkan permata berharga kami. Avatar adalah salah satu kartun yang paling dicintai, dan kalian merusaknya." Pengguna lainnya menambahkan, "Bagian casting nonton kartunnya enggak sih?" Sementara itu, seorang penonton lain menyatakan, "Castingnya ngaco, ceritanya diubah-ubah, malah feel cerita enggak dapat."

Kritik terhadap pemilihan karakter dalam season kedua ini juga didukung oleh keluhan mengenai penampilan karakter yang dianggap tidak selaras dengan versi animasi. Penampilan Thalia Ran sebagai Mai menjadi salah satu sorotan utama. Seorang penonton menyatakan, "Sejujurnya, buat gue pribadi cuma Mai yang mengganggu gue. Acting dia yang pas scene sama Ty Lee berantem sama Suki terutama."


Beberapa penonton merasa bahwa kemampuan akting Thalia Ran kurang memadai, terutama dalam adegan aksi. "Pas liat adegan bertarungnya aku enggak kuat banget lihatnya, lari saja susah. Hancur ekspektasiku," tulis salah satu pengguna.

Selain itu, penonton juga mengkritik ketidakselarasan penampilan karakter dengan alur waktu dalam cerita. Avatar Aang, yang diperankan oleh Gordon Cormier, mengalami perubahan fisik yang signifikan antara season 1 dan season 2, meskipun alur cerita seharusnya hanya berlangsung dalam waktu beberapa minggu. Seorang pengguna menyebutkan, "Netflix butuh waktu lama sekali sampai-sampai Gordon Cormier (Aang) berubah dari anak berusia 12 tahun menjadi remaja 15 tahun dengan suara yang lebih berat dan tubuh yang mengalami lonjakan pertumbuhan."

Banyak penonton merasa bahwa perbedaan visual ini cukup mengganggu pengalaman menonton. "Jujur saja, perbedaan visualnya terasa cukup mengganggu. Kamu mulai menonton dengan ekspektasi ceritanya lanjut 'lima menit kemudian', tapi Aang malah terlihat seperti baru menyelesaikan speedrun pubertas dalam semalam," ungkap seorang pengguna.

Season 2 dari Avatar: The Last Airbender akan melanjutkan petualangan Avatar Aang (Gordon Cormier), Katara (Kiawentiio), dan Sokka (Ian Ousley) yang berkumpul kembali untuk meyakinkan Raja Bumi agar membantu pertempuran mereka melawan Raja Api Ozai, setelah sebelumnya mereka berhasil menyelamatkan Suku Air Utara dari invasi Negara Api. Meskipun banyak kritik yang ditujukan kepada season ini, beberapa penonton tetap menantikan kelanjutan cerita di season 3.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait