Inilah Penyiksaan Terparah Ibu Tiri pada Angeline
Nasional

Apa penyiksaan paling keji yang dilakukan Margriet Megawe pada Angeline selama hidup?

WowKeren - Kematian Angeline masih menyisakan pilu bagi orang-orang yang mengikuti kasus hilangnya bocah di Bali ini. Jika sebelumnya Angeline pernah diberitakan makan makanan anjing, kali ini saksi mengungkap penyiksaan parah lain yang dilakukan sang ibu tiri, Margriet Megawe.

Menurut petugas P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) Kota Denpasar, Siti Sapurah, yang mendampingi tiga saksi kasus ini, Margriet sempat memukul anak 8 tahun itu dengan bambu. "Kalau paling parah itu pakai bambu yang sudah dibelah, sampai bambu itu pecah," katanya.

Siti menyatakan bahwa Margriet seringkali menggunakan kekerasan seperti memukul hingga menyeret Angeline untuk menghukum. "Kalau sedikit saja salah, ada kata-kata kasar seperti 'Aku yang kasih hidup, Aku kasih makan, Kau tak boleh santai, harus kerja," terang Siti.


Saking seringnya dipukul, saksi menyatakan bahwa tubuh Angeline dulu penuh lebam. Franky, salah satu saksi yang pernah bekerja sebagai pengurus ayam, juga mengatakan ia pernah mengingatkan Margriet untuk tidak terlalu keras pada Angeline. "Saya sudah sering bicara untuk tidak perlu memukul, kan anak-anak, sudah ada saya yang kerja," ujarnya.

Franky sendiri memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya karena gaji tidak cukup dan tidak tahan. Sementara itu, dua saksi lainnya yaitu Yudith dan Laura yang juga pernah tinggal di rumah Margriet pada periode Desember 2014 hingga Maret 2015 diterbangkan langsung dari Balikpapan, Kalimantan Timur.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!