Balita Jakarta yang Baru dari KorSel Dipastikan Tak Terjangkit MERS
Nasional

Kemenkes pastikan bayi berinisial M negatif Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS CoV).

WowKeren - Awal pekan ini, penduduk Indonesia sempat dikagetkan dengan kabar bahwa virus MERS telah dialami salah satu balita asal Jakarta. Kendati demikian, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyatakan bayi berinisial M tersebut negatif Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS CoV).

Bayi berusia 2 tahun itu sebelumnya telah menjalani perawatan intensif di ruang isolasi khusus di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta Utara. Sejak diinkubasi mulai 22 Juni malam, hasil tes di Laboratorium Biosafety Level 3 (BSL 3) Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kemenkes menunjukkan bayi ini bebas MERS CoV.

"Hasil tes polymerase chain reaction (PCR) pasien M adalah negatif MERS CoV dan influenza," demikian keterangan Kepala Balitbangkes Kemenkes, Tjandra Yoga Aditama, dikutip dari Okezone. Menurutnya, beda gejala klinis pasien dengan penderita MERS CoV.


Ditambah lagi, hasil pemeriksaan tidak membuktikan bahwa orang-orang yang melakukan kontak dengan bayi terkena MERS. "Di Korea Selatan (Korsel) sendiri memang belum ada penularan di masyarakat," tambahnya.

Sebelumnya, balita M berada di Korea Selatan pada 1-5 Juni. Ia kembali ke Indonesia pada 6 Juni dan terserang demam serta sakit tenggorokan.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!