Polda Bali membuka kemungkinan ada tersangka baru dengan mendalami laman sayembara pencarian Angeline.
- Tim WowKeren
- Selasa, 30 Juni 2015 - 12:25 WIB
WowKeren - Penetapan ibu tiri Angeline, Margriet Megawe, alias MM oleh Kapolda Bali terus didalami. Polda Bali mencurigai pembunuhan Angeline adalah terencana melihat dari motif pihak keluarga membuat laman akun Find Angeline - Bali's Missing Child.
Berdasarkan keterangan Agus, pihak keluarga membuat akun soal hilangnya Angeline di Facebook tak lama setelah dikuburnya Angeline. Iyvonne, kakak angkat Angeline, datang bersama temannya menemui sang ibu di malam usai kejadian dan penguburan. Setelah itu ia membuat laman Find Angeline.
Pengumuman hilangnya Angeline itu sendiri sempat disayembarakan senilai Rp 40 juta bagi yang menemukan. "Kita sidik dan lidik soal sayembara hilangnya Angeline di media sosial. Termasuk mencari dana dari pihak asing," jelas Kombes Pol Hery Wiyanto, Kabid Humas Polda Bali, di Mapolda Bali, Selasa (30/6).
Dugaan pembunuhan terhadap Angeline direncanakan sejak lama makin kuat setelah penyidik menelisik awal Margriet dan Angeline tinggal di rumah itu. Sebelum Douglas, suami Margriet meninggal, kehidupan di Jalan Sedap Malam Nomor 26, Denpasar, itu terbuka dengan tetangga. Namun setelah Douglas meninggal, rumah jadi tertutup dan kumuh.
Pada 2007 mereka hanya punya satu ekor anjing, 2 kucing dan 10 ayam. Namun saat jasad Angeline ditemukan sudah ada 5 ekor anjing, 17 kucing dan 200 lebih ayam. Penambahan itu terjadi setelah Douglas meninggal.
"Sebelumnya tidak memelihara ayam. Tetapi setelah Douglas meninggal, ada kesan sengaja memelihara banyak binatang untuk dipelihara oleh Angeline," jelas Hery. "Pada titik ini ada beberapa kejanggalan yang perlu mendapatkan perhatian."
Hal ini yang dijadikan acuan penyidik apakah yang dilakukan terhadap Angeline sudah terencana. Pasalnya, pemukulan dan penyiksaan terhadap Angeline juga terjadi setelah Douglas meninggal.
Begitupun dengan perkembangan info di laman Find Angeline. Siapa saja yang meng-upload info hilangnya Angeline, apa motifnya, apa tujuannya, kenapa harus disayembarakan dan siapa saja yang terlibat dalam aktivitas media sosial tersebut akan diselidiki lebih dalam. Jika pembuat sayembara itu tahu Angeline sudah mati maka akan ada tersangka baru.
(wk/)