Menjadi guru honorer dengan dua anak yang masih kecil, istri Kapten Sandy akan diusahakan supaya segera jadi PNS.
- Tim WowKeren
- Rabu, 01 Juli 2015 - 18:47 WIB
WowKeren - Kesedihan menyelimuti keluarga Kapten Pnb Sandy Permana yang menjadi pilot pesawat nahas Hercules C130. Paska kecelakaan di Jalan Jamin Ginting, Medan, Sumatera Utara, Selasa (30/6) kemarin, istri sang kapten tampak sayu meski berusaha tetap tegar.
Dalam kepiluan, Panglima Komando Operasi AU (Pangkoopsau) II Marsekal Muda Barhim beserta istrinya, Nuraini, tiba di kediaman Sandy di Kompleks Lanud Abdulrachman Saleh, pada Rabu (1/7). Tak hanya demi menyampaikan belasungkawa, Nuraini juga menyatakan bahwa pihaknya akan memperhatikan dan memberi dukungan kepada keluarga almarhum.
"Kami akan perjuangkan keluarga Kapten Sandy. Baik itu istrinya dan anak-anaknya," ujarnya pada media. "Istrinya kami perjuangkan untuk jadi PNS (Pegawai Negeri Sipil), karena sekarang masih honorer, begitu juga dengan anak-anaknya bagaimana sekolahnya nanti."
Kapten Pnb Sandy Permana memang meninggalkan dua putri yaitu Zahra Anindya Putri Permana (4,5) dan Zahira Maulidina Putri Lidina (2,5). Ia merupakan lulusan terbaik Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara Angkatan 97.
(wk/)