Callista Rukmi Astanti menjelaskan kesaksiannya saat sempat tinggal di rumah Margriet selama beberapa saat.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 04 Juli 2015 - 08:40 WIB
WowKeren - Kasus pembunuhan keji bocah cilik Angeline masih terus dalam proses penyelidikan. Berbagai saksi telah mengajukan fakta-fakta yang bisa membantu mempercepat selesainya kasus ini.
Salah satu saksi merupakan sahabat dekat Margriet, ibu tiri Angeline yang telah menjadi tersangka utama. Saksi yang bernama Callista Rukmi Astanti ini menjelaskan tentang keadaan Angeline ketika ia sempat tinggal di rumah Margriet selama beberapa saat.
"Saya selama di sana tidak pernah melihat Angeline dibelikan baju bagus oleh Margriet," ujar Callista di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Denpasar, Bali, Jumat (3/7) kemarin. "Margriet lebih sayang kepada hewan piaraan, seperti anjing dan kucing. Angeline tidak pernah diurus sama dia."
Callista juga mengungkapkan sering melihat memar-memar di badan Angeline. "Selain dipukul dan dicubit, saya melihat dengan mata kepala kalau badannya memar. Biru-biruan bekas cubitan. Baik di paha dan di punggung," ungkapnya.
Callista pun pernah menyaksikan Margriet memukul dan mencubit Angeline hingga timbul bekas-bekas seperti itu. Namun, ketika ia menegur Margriet saat itu, Callista malah dimarahi.
"Dia berkata seperti ini kepada saya, 'saya sudah membesarkannya, menghidupi hingga besar seperti itu'," ucap Callista. "Dia kalau manggil anaknya ini juga selalu teriak-teriak."
Menurut Callista, perlakuan tak wajar dari seorang ibu pada anaknya itu sudah diterima Angeline sejak ia berusia 3 tahun. Ketika bocah 6 tahun itu sakit pun, Margriet enggan membawanya ke rumah sakit dan hanya mencarikan obat di warung-warung kecil.
(wk/)