Kementerian Dalam Negeri Rusia meluncurkan program kampanye keselamatan saat berfoto selfie.
- Tim WowKeren
- Jumat, 10 Juli 2015 - 10:43 WIB
WowKeren - Kementerian Dalam Negeri Rusia baru-baru ini meluncurkan program kampanye keselamatan saat berfoto selfie. Pihak kementerian bahkan menyebarkan sejumlah selebaran, video dan situs-situs internet demi memperingatkan warganya.
Kampanye tersebut diluncurkan karena ada banyaknya kejadian orang yang tewas dan luka-luka saat berfoto selfie. Terhitung setidaknya sekitar 100 orang masuk rumah sakit dan meninggal gara-gara foto selfie di tahun 2015 ini.
Beberapa aturan berfoto selfie tersebut diantaranya adalah larangan mengambil foto saat memegang senjata api serta berpose di depan singa. "Kami mencatat kecelakaan akibat foto selfie semakin meningkat. Sejak awal sudah ada sekitar 100 korban luka," katanya.
Selain itu, peristiwa gadis 21 tahun di Moskow yang secara tak sengaja menembak dirinya sendiri saat sedang melakukan selfie juga memicu adanya aturan berfoto selfie. Gadis tersebut selamat namun ia menderita luka di kepala.
Bahkan, pada Januari lalu diketahui dua pria meledakkan diri mereka sendiri saat sedang berfoto selfie. Hal ini dikarenakan mereka selfie sambil memegang granat yang pelatuknya sudah terlepas.
(wk/)