Hamilton menegaskan saat bertanding, mereka tidak menyetir mobil seperti saat syuting film Hollywood.
- Tim WowKeren
- Minggu, 26 Juli 2015 - 01:47 WIB
WowKeren - Pembalap F1, Jules Bianchi, meninggal dunia di usia yang masih muda, 25 tahun. Bianchi meninggal saat mendapat kecelakaan hebat di sesi latihan bebas pertama jelang seri Hungaria. Memperingati meninggalnya Bianchi, pembalap senior, Lewis Hamilton, pun kembali memperingkatkan bahaya dan resiko dalam F1.
"Orang-orang melihat secara umum meremehkan bahaya olahraga kami (F1). Mereka sepertinya berpikir, 'Baiklah, tak ada yang bahaya selama 20 tahun terakhir, jadi F1 tak terlalu berbahaya.' Semua pembalapnya hanya duduk di sana," kata Hamilton. "Namun, sesungguhnya ketika kami di trek mengendarai mobil dengan sangat cepat, satu kesalahan, dan kami berada di tembok pembatas, itu menyakitkan."
"Bahaya selalu ada di pikiran kami. Kami sepenuhnya sadar ketika ingin mengendarai mobil, selalu ada bahaya. Kami tak menyetir mobil seperti film Hollywood. Itulah mengapa kami berlatih, fokus dan hal itulah yang hilang dari orang-orang yang menyaksikan dari televisi dan saya pikir mereka tak menghargainya," pungkasnya.
Pemakaman Bianchi dilakukan di kampung halamannya, Nice, Perancis, pada 21 Juli lalu. Lewis Hamilton sendiri ikut memimpin pemakaman tersebut.
(wk/)