Ribuan murid di SMA Palmerston North Boy, Selandia Baru, justru melakukan sebuah tarian untuk menghormati jenazah gurunya.
- Tim WowKeren
- Jumat, 31 Juli 2015 - 12:07 WIB
WowKeren - Penghormatan terakhir untuk orang yang sudah meninggal biasanya diselimuti dengan kesedihan dan tangisan. Namun, tampaknya berbeda dengan ribuan siswa dan siswi di sekolah ini. Pasalnya, mereka malah melakukan tarian untuk menghormati jenazah gurunya.
Ribuan murid di SMA Palmerston North Boy, Selandia Baru, melakukan tarian Haka saat menyambut mobil yang membawa jenazah gurunya. Rupanya tarian tersebut dilakukan sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada seseorang yang sangat berjasa.
Penghormatan terakhir itu diberikan untuk gurunya yang bernama Dawson Tahana Tamatea yang meninggal pada 20 Juli lalu. Dalam video yang diunggah oleh pihak sekolah, para siswa terlihat antusias melakukan gerakan tari.
Mereka menghentakkan kaki dengan keras dan tepukan tubuh berirama. Banyak yang mengaku kehilangan dengan meninggalnya guru mereka. Tak sedikit yang menuliskan berbagai pesan mengharukan.
"Terima kasih untuk kenangannya bapak Tamatea. Anda membuatku menikmati kelas. Anda mengajarkan kami dan membuat mereka senang," tulis salah seorang murid. "Bapak Tamatea adalah orang yang ramah dan semua orang menyukainya."
(wk/)