Ibu Ini Diusir dan Dimaki oleh Perokok di J.Co Gara-Gara Tak Mau Pindah
Nasional

Dalam Pergub DKI Jakarta disebutkan bahwa ruang merokok harus terpisah dan berada di luar gedung serta jauh dari pintu keluar gedung.

WowKeren - Aturan dilarang merokok di tempat umum memang sudah dibuat oleh Pemerintah Indonesia. Namun demikian, masih banyak perokok yang melanggar dan mengganggu orang lain, seperti yang terjadi pada Elysabeth Ongkojoyo.

Ibu dua anak ini mendapat pengalaman tidak menyenangkan dengan seorang perokok saat berada di cafe J.Co Donuts Mall Pluit Village, Jakarta Utara. "Mobil saya berada di bengkel dan saya harus menelepon ke sana apabila mobil selesai supaya bisa jemput anak saya yang sekolah di TK," tutur Elysabeth.

"Sekitar satu jam duduk menunggu, mendadak manajemen J.Co datang dan mengatakan ada orang merokok yang mau duduk di dekat saya. Saya menolak pindah karena saya bawa bayi dan ruangannya nyaman bagi saya dan bayi yang tidur," imbuhnya. "Saya bingung, bukannya Jakarta melarang merokok di mall?"


Tak lama berselang, ada seorang lelaki yang menghampirinya dan memintanya pindah. Karena tidak mau, Elysabeth justru mendapat makian. "Dia mulai mengajak saya bicara dan 'mengusir' saya secara halus. Waktu saya menolak, sebut saja itu oknum A, dia mulai memaki saya dengan kata kasar seperti goblok dan bego," jelasnya.

Pihak J.Co berusaha melerai, tetapi pria tersebut tetap saja terus memaki hingga akhirnya Elysabeth memilih keluar dari cafe. Saat keluar, Elysabeth melihat oknum A sudah duduk dan siap merokok.

Merasa diperlakukan tidak adil, Elysabeth kemudian menulis sebuah petisi di situs Change.org kepada Mall Lippo Pluit, J.Co Indonesia dan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama. Dengan judul "Saya dan Bayi Saya Terusir oleh Oknum yang Mau Merokok Di Dalam Mall", petisi ini sudah mendapat dukungan lebih dari 21 ribu orang. Apa Anda juga ingin mendukung petisi ini?

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!