'Triangle' Dikritik, Deddy Corbuzier dan Sutradara 'The Raid' Perang Panas di Instagram
Film

Ini isi perang Deddy Corbuzier dan Gareth Evans, sutradara film 'The Raid'.

WowKeren - Film pendek garapan Deddy Corbuzier, "Triangle the Golden Side" terbilang cukup sukses. Sejak diunggah pada Senin (24/8) lalu, film yang mengusung genre action ini sudah ditonton hampir 1 juta orang di YouTube.

Namun, di balik kesuksesan tersebut, muncul sebuah kritikan yang cukup pedas. Tak tanggung-tanggung, kritikan tersebut datang dari sutradara film besar, "The Raid", Gareth Evans.

"Aku tak akan memberikan link atau judul, tapi beberapa hal yang menggangguku tentang beberapa pendekatan di film laga Indonesia akhir-akhir ini adalah, 1) Bayarlah para pemeranmu (Mereka berisiko terluka untukmu), 2) Gunakan pengaman untuk mereka (Karena itu tidak keren, berbahaya dan bodoh), 3) Perbanyak waktu untuk mengatur aksi dengan benar (Ada alasan kenapa hal ini butuh waktu dan usaha)," tulis Gareth Evans. "Jika kamu tak bisa melakukan salah satu dari hal di atas, maka jangan coba-coba genre (action) yang aku cintai ini."

Merasa mendapat kritikan pedas, Deddy yang biasanya memilih diam tak menggapi kini akhirnya memberi respon. Seperti sutradara film yang dibintangi Iko Uwais itu, Deddy menulis tanggapannya di Instagram.

"Kami menerima kritik, tapi tidak dengan kata s*th, fu*k dan stupid," tulisnya. "Mr Evans, atau siapapun Anda. Karya Anda 'The Raid' memang luar biasa dan terima kasih untuk komentarmu, tapi kita melakukan ini sesuai cara kita, bukan caramu."

U said us to stay the Fuck out of the genre? Is the genre belongs to you? Do u feel insecure? Kami terima kritik namun TIDAK DENGAN KATA SHIT DAN FUCK dan STUPID. Mr Evans or whoever u are.. Karya anda THE RAID memang luar biasa and Thank you for your consideration, but we do our way and not yours. We aren't comparing to ur "fabulous" work. We do what we can with what we have and we took all risk our self incl all the cast. We all agreed on it. You aren't Indonesian and using the words "fuck" isn't accepted here... This is why creativity stuck. terimakasih mr Evans Gareth Evans (if its real ur acc) Kita melakukan ini dengan cara kami dan kami semua tahu resiko yang akan kami hadapi dan disetujui okeh semua pemain. Kami tidak mengusik anda atau karya anda yang LUAR BIASA.. Tapi ini Indonesia. Dan anda bukan. Menggunakan kata "FUCK" tidak bisa diterima oleh masyarakat kami. Namun terimakasih untuk kritikan nya.. But we do our way. (IG di copi dari IG seseorang yg bernama Gareth Evans yang mengupload kata kata di deskripsi youtube saya dan menggunakan kata kata kasar tuk mengkritik karya kami... Karya anak Bangsa Indonesia.

Foto kiriman @corbuzier pada


Tak berhenti sampai di situ, Gareth diketahui membalas tanggapan yang diberikan Deddy. Seolah perang panas belum berakhir, Deddy juga masih saja menanggapi komentar panjang yang diberikan Gareth Evans. Seperti yang terlihat di bawah ini.

@ghuwevans okay ill respond. If you like to criticize my work, put my name or at least put the title of the movie there so people know what you are talking about. Copying my words from my youtube and put it on your IG isn't a work of a gentleman. Saying people to get out of the Genre that's not even yours to start is not even right. We make this movie without budget. We do all we can to work it out. Thats our message. Fake floors and slings or body protection you use, we changes it with professional stunt man that know well how to do it well. Injury? Thats what make Jackie chan a legend. However i like to say sorry if you or your fans don't like what i said. But at least im a gentleman enough to tag u. Not just taking someone works and bashing about it by putting it on your IG without letting us know. I accept all your critique.. But i want to see your work too making one movie with 0 budget. Then maybe we can learn lots from you. Otherwise, ive nothing more to say. Intinya .. Kami terima kritiknya sayang sekali saat anda mengkritik kami, anda tdk mencantunkam nama kami namun hanya kopi paste kata kata saya di YouTube dan mengatakan kami bodoh. Bodoh nya kami saat ini telah ditonton lebih dr 3 juta viewers. Dan hitungan youtube artinya bisa mencapai 6-8 juta mata. Kami tidak sempurna dan kami tahu itu. Kami juga bisa mengatakan bahwa mnrt forbes dll film the raid 2 flop dipasaran. Dan gosipnya PH nya tutup saat ini. Tapi bukan itu yg kami katakan. Untuk apa kami menjelekkan anda? Kami ingin belajar. Gini saja.. Anda buat film dengan budget 0 ya buat film tanpa budget sama sekali spt yg kami buat dan hanya pakai camera smartphone. Lalu kami belajar dr anda. Sebelum itu? Talk is cheap. Cheers

Foto kiriman @corbuzier pada

Sementara itu, "Triangle Golden Side" menceritakan tentang kisah balas dendam Volland (Volland Humonggio) kepada Deddy (Deddy Corbuzier). Volland menganggap Deddy bertanggung jawab atas kematian kakaknya, Sarah (Sarah Sechan). Di sisi lain, Chika (Chika Jessica) justru berbalik menyerang Deddy dan Volland dengan menculik Aska (Askanio Nikola Corbuzier).

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!