Ini isi perang Deddy Corbuzier dan Gareth Evans, sutradara film 'The Raid'.
- Tim WowKeren
- Senin, 31 Agustus 2015 - 08:09 WIB
WowKeren - Film pendek garapan Deddy Corbuzier, "Triangle the Golden Side" terbilang cukup sukses. Sejak diunggah pada Senin (24/8) lalu, film yang mengusung genre action ini sudah ditonton hampir 1 juta orang di YouTube.
Namun, di balik kesuksesan tersebut, muncul sebuah kritikan yang cukup pedas. Tak tanggung-tanggung, kritikan tersebut datang dari sutradara film besar, "The Raid", Gareth Evans.
"Aku tak akan memberikan link atau judul, tapi beberapa hal yang menggangguku tentang beberapa pendekatan di film laga Indonesia akhir-akhir ini adalah, 1) Bayarlah para pemeranmu (Mereka berisiko terluka untukmu), 2) Gunakan pengaman untuk mereka (Karena itu tidak keren, berbahaya dan bodoh), 3) Perbanyak waktu untuk mengatur aksi dengan benar (Ada alasan kenapa hal ini butuh waktu dan usaha)," tulis Gareth Evans. "Jika kamu tak bisa melakukan salah satu dari hal di atas, maka jangan coba-coba genre (action) yang aku cintai ini."
Merasa mendapat kritikan pedas, Deddy yang biasanya memilih diam tak menggapi kini akhirnya memberi respon. Seperti sutradara film yang dibintangi Iko Uwais itu, Deddy menulis tanggapannya di Instagram.
"Kami menerima kritik, tapi tidak dengan kata s*th, fu*k dan stupid," tulisnya. "Mr Evans, atau siapapun Anda. Karya Anda 'The Raid' memang luar biasa dan terima kasih untuk komentarmu, tapi kita melakukan ini sesuai cara kita, bukan caramu."
Tak berhenti sampai di situ, Gareth diketahui membalas tanggapan yang diberikan Deddy. Seolah perang panas belum berakhir, Deddy juga masih saja menanggapi komentar panjang yang diberikan Gareth Evans. Seperti yang terlihat di bawah ini.
Sementara itu, "Triangle Golden Side" menceritakan tentang kisah balas dendam Volland (Volland Humonggio) kepada Deddy (Deddy Corbuzier). Volland menganggap Deddy bertanggung jawab atas kematian kakaknya, Sarah (Sarah Sechan). Di sisi lain, Chika (Chika Jessica) justru berbalik menyerang Deddy dan Volland dengan menculik Aska (Askanio Nikola Corbuzier).
(wk/)